Dindik Tangsel Selenggarakan Jambore PTK & PAUDNI

0



Jambore PTK dan PUDNI untuk Kota Tangsel digelar cukup ramai. Setidaknya sekitar  60 lembaga perwakilan PKBM, PUDNI dan penyelenggara kursus  hadir pada acara ini yang diselenggarakan di Puspitek, Kota Tangsel (22/3). Dan sejumlah pimpinannya mempresentasikan keunggulannya, karya nyata yang telah dibuat.

Yang cukup menarik presentasi dari PKBM Maleo dengan juru bicaranya Ny Bidardini. Dari gambaran yang dipresentasikan dengan in focus tampak PKBM yang berlokasi di Bintaro ini representative, baik sekolah yg dikelola maupun sarananya. Bangku dan ruang belajar bersih dan diisi siswa sesuai kapasitas.

“Semua siswa kami dijamin dan didanai  oleh donatur. Tidak hanya donatur perorangan tapi ada juga donatur yang mewakili lembaga,” kata Bidardini.  “Kami menyelenggarakan tingkat SMP dan SMA. Untuk masuk ke PKBM Maleo ada syaratnya. Salah satunya harus dari keluarga pra sejahtera. Visi kami memang ingin mengangkat mereka yang kurang mampu,” tambah wanita yang akrab disapa Dini ini.

Meski paparan PKBM Maleo cukup menarik, ada seorang juri yang memberi masukan agar dicarikan solusi bagi kelangsungan siswa belajar bila ada donatur yang tiba –tiba berhenti memberikan jaminan biayanya.
Secara keseluruhan, menurut   Iwan Setiawan dari PKBM Siliwangi, Pamulang mengatakan, program Lomba Jambore PTK dan PAUDNI ini diselenggarakan secara berjenjang  dari mulai tingkat Kota/Kabupaten, Provinsi dan terakhir Tingkat Nasional. 

“Tingkat provinsi Banten akan diselenggarakan bulan Maret juga. Tangsel siap untuk berkompetisi,” ujar Iwan. Selanjutnya Iwan menyebutkan, banyak hal yang bisa diambil dari program ini. Semua penyelanggara jadi terpacu meningkatkan mutu secara sehat. 

Sadzali, Kasi Dindik  menambahkan, Jambore PTK & PAUDNI sudah rutin diselengarakan tiap tahun. Tahun lalu Tangsel menyabet dua kategori di tingkat provinsi. “Mudah-mudahan tahun ini bisa dapat lagi,” katanya. (Sekar)