Dedy Dores Sempat Bikin Lagu Sebelum Meninggal

0
Dedy Dores sempat menulis lagu saat sakit. (foto :ist)



Penyanyi dan pencipta lagu kenamaan era 80-an  Dedy Dores meninggal dunia Selasa malam sekitar pukul 23.45 WIB di Rumah Sakit Bintaro, Jakarta Selatan. Kabar tesebut membuat banyak selebriti bersedih dan mengucapkan belasungkawa lewat medsos.

Indra Lesmana, musisi jazz ini misalnya menulis, “"Baru saja mendapat kabar duka.. RIP Deddy Dores," tulis Indra ‏di @indralesmana beberapa saat lalu.

Sementara itu, akun Facebook resmi God Bless band yang pernah dinaungi Deddy, juga mengucapkan bela sungkawanya.

"Telah meninggal dunia, musisi, pencipta lagu, dan salah satu personil awal dari God Bless, Deddy Dores, pada pukul 23.45 malam tadi di rumah sakit International Bintaro.
Jenazah akan disemayamkan di rumah duka Jl. Kasuari 11 no.18, Bintaro Jaya sektor 9, dan rencananya akan dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat," tulis pengelola akun itu.

Dedy mulai masuk dunia music bergabung dengan God Bless. Ia waktu itu bermain sebagai basis. Hanya  beberapa saat, Dedy hengkang. Setelah bikin band dan gabung dengan yang lain, akhirnya Dedy mantap sebagai pemusik “independent”.  

 Seniman kelahiran Surabaya, 28 November 1950 ini dikenal sebagai penyanyi dan penulis lagu slow rock. Kepopuleran Deddy Dores antara lain didapat ketika merilis album Hilangnya Seorang Gadis. Album yang dirilis pada 1971 itu langsung mengangkat namanya.

Di tahun 90-an Deddy mengorbitkan salah satu penyanyi muda paling berbakat yang pernah dimiliki Indonesia, yaitu Nike Ardilla. Tak cuma mengorbitkan, Deddy juga menjadi rekan duet Nike dalam beberapa lagu. Album Seberkas Sinar (1990) dan Bintang Kehidupan (1992) membuat pamor Nike mencapai puncak.

Meski popular kehidupan keluarga Dedy tidak harmonis. Ia dikabarkan bercerai dengan istri pertamanya. Kabarnya, secara ekonomi Dedy pernah hancur  gegara terpikat judi. Tapi Dedy berhasil bangkit kembali  dengan mengorbitkan penyanyi –penyanyi baru.  Di akhirr hidupnya  Dedy digerogoti sejumlah penyakit, antara lain, diabetes. Ia dirawat di rumah sakit Premiere Bintaro dan menghembuskan nafas terakhir nya disitu. 

Konon, saat dirawat Dedy sempat mencoba  menulis lagu. Namun sejumlah perawat melarang Dedy berfikir berat. Tapi coretan tangannya itu diambil keluarganya. Entah apa lagu yang dibikinnya. (TS)  
(TS)