Janda Cantik Ditembak Perutnya Tapi Tidak Mati

0


 
Rumyati belum boleh bergerak oleh dokter. (foto:Ist).
Tangerang – Rumyati mesti ditembak  di perutnya ia bisa selamat. Kondisinya kini berangsur membaik setelah ditangani dokter di RS Siloam, Karawaci, Tangerang. Mesti kondisi sudah bisa ditangani tapi ia tak boleh banyak bergeak. Sebab bila bergerak akan membuat lukanya tak stabil.

“Makanya dia tak boleh ditemui oleh tamu. Tamu hanya boleh melongok dari kejauhan. Dia disarankan untuk tidur terlentang,” kata seorang perawat yang mengaku bernama Susy,”Kalau sudah tiga hari baru dia boleh duduk. Jahitanya sudah kuat,” tambah Susy.

Kapan Rumyati boleh pulang? Susy tak tahu.  Rumyati (34)  terbaring di rumah sakit akibat ditembak orang tidak dikenal, tepat di bagian perutnya. Pelaku menembak Rumyati  dari depan rumahnya di Kampung Curugsangereng RT 03/01 Desa Curugsangereng, Kecamatan Kelapadua, Kabupaten Tangerang. Sampai berita ini diposting, pelakunya belum bisa ditangkap. Polisi masih mengejarnya.

"Pun motif (penembakan) belum diketahui, masih dalam penyelidikan," kata  Kasubag Humas Polres Tangsel AKP H Mansuri dalam keterangan kepada wartawan, Sabtu (26/6/2016).

Janda cantik tersebut ditembak  sekitar pukul 03.40 WIB selagi jam sahur. Korban saat itu sedang tidur di rumah kontrakannya, tiba-tiba terbangun karena mendengar suara dari balik pintu depan rumahnya.

"Kemudian korban membuka pintu dan melihat ada seorang laki-laki yang berada di depan pintu kontrakan," imbuhnya.

Pria tersebut kemudian mengeluarkan senjata api. Tiba-tiba pelaku melepaskan tembakan hingga mengenai perut korban yang akhirnya tersungkur di depan rumah.

Mad Parzi, tetangganya  mendengar suara letusan senjata api itu sebanyak satu kali. Awalnya ia mengira letusan itu adalah suara petasan. Namun pada saat melakukan pengecekan melihat korban terjatuh di depan pintu rumah.

Mad Parzi melihat korban berlumuran darah. Seketika itu pula, Mad Parzi bersama dua warga lainnya membawa korban ke RS Siloam. "Saat ini korban Rumyati sedang dalam penanganan di UGD RS Umum Siloam," pungkasnya. TD/Dtc)