Masyarakat Apresiasi Event Bina Marga Tangsel

0
 
Retno Prawati sedang meninjau lomba. (foto: Ist)
Tangsel. Lomba futsal  dan lomba bersih-bersih saluran tingkat kecamatan yang digelar Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Tangsel dalam rangka agustusan, mendapat apresiasi dari masyarakat dan pejabat.

“Lomba  futsal antar pegawai Bina Marga memang lomba internal. Tapi saya menonton sampai habis. Soalnya mainnya bagus-bagus. Pola mainnya bisa dicontoh untuk main di tempat lain,” kata Anto, warga Serpong, kemarin.

 “Beberapa group mainnya kompak-kompak. Saya rasa event ini bisa terus ditingkatkan. 
Tidak hanya agustusan tapi bisa digelar pada moment hari besar lain,” katanya.  

Pertandingan futsal antar pegawai BMSDA Kota Tangsel memang cukup meriah. Hampir semua pegawai hadir. Suasana riuh dan akrab pun terjadi sehingga mengundang pihak luar untuk ikut menonton. Alhasil bukan hanya Anto dan kawan-kawannya. Sejumlah masyarakat ikut pula menyaksikan.

Kepala Humas BMSDA Tangsel Imanudin mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan masyarakat yang ikut membantu suksesnya  lomba futsal yang digelar pihaknya. “Terutama kepada masyarakat yang memberi apresiasi. Insyaallah, dengan apresiasi dan dukungan event ini akan terus ditingkat,”kata Imanudin. Nantinya, tak tertutup kemungkinan  ada sessi  lomba group BMSDA bertanding dengan group masyarakat umum.

“Intinya, event ini sebenarnya event internal untuk media silaturahim dan peringatan kemerdekaan. Tapi kalau masyarakat menghendaki, tentu kita senang,” tambah Iman.

Demikian halnya dengan lomba  lomba Bersih-bersih Saluran, yang diadakan  sebelum  Hari Kemerdekaan yang  diikuti tujuh kelurahan yang ditunjuk masing-masing kecamatan, pun sangat diapresiasi. Bukan hanya dari masyarakat, pejabat pun salut.

“Loma bersih saluran itu banyak nilai positifnya. Selain ikut membantu kebersihan dan kelancaran drainase, itu juga bisa jadi ajang edukasi peduli lingkungan,” kata Durachman,Camat Ciputat Timur. “Kalau lomba ini dikembang terus, bisa jadi ikon kebersihan,” tambahnya.

Secara terpisah, Retno Prawati ST.MT  menyatakan,  lomba bersih-bersih saluran  memang  digelar sebagai upaya Dinas Bina Marga dan SDA untuk mengedukasi masyarakat, agar sadar pentingnya menjaga fungsi saluran air,  mengurangi resiko banjir dan membangun nilai kebersamaan atau gotong-royong. Untuk itu lomba melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, Koramil dan warga. (TS)