Sri Wahyuni Dapat Bonus Rp 2 Miliar dari Pemerintah

0

Sri sedang beraksi (foto: Ist)

Jakarta -- Sri Wahyuni menyumbangkan medali perak dari nomor angkat besi putri 48 KG di hari pertama penyelenggaraan Olimpiade, Sabtu (6/8).

Total angkatan Sri adalah 192 KG (Snatch 85KG dan 107 Clean & Jerk). Ia tertinggal dari atlet 21 tahun Thailand, Sopita Tanasan, yang mengangkat total 200 KG (Snatch 92 kilogram & 106 kilogram).
Medali perunggu direbut atlet Jepang, Hiromi Miyaki, dengan total angkatan 188KG.

Perak yang direbut Sri menjadikannya atlet pertama Indonesia yang menyumbang medali di Olimpiade Rio De Janeiro. Atlet angkat besi perempuan Indonesia lainnya, Dewi Safitri, akan bertanding di nomor 53 KG pada hari ini pukul 22.30 WIB.

Dengan perolehan prestasi tersebut, Sri Wahyuni  akan mendapat  bonus Rp 2 miliar dari pemerintah.  Hal itu ditegaskan  Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.
"Selamat ya Yuni, bonus dari pemerintah sebesar Rp2 miliar telah menjadi hakmu," kata Imam seusai menyaksikan pertandingan di Riocentro Paviliun 2, Sabtu (6/8) malam, lewat rilis yang disebar untuk media.  

Sebelum kontingen Indonesia berangkat ke Rio De Janeiro, Kemenpora menjanjikan peningkatan bonus untuk Olimpian yang berhasil merebut medali. Perebut medali emas akan mendapatkan Rp5 Miliar, perak Rp2 Miliar, dan perunggu Rp1 miliar.

Imam juga mengharapkan keberhasilan Sri Wahyuni meraih perak dapat menambah semangat juang rekan-rekannya. Peluang menambah medali, kata Imam, masih terbuka lebar karena Olimpiade baru dimulai sehari.(TS/CNN)