Pembangunan Gedung DPRD Tangsel Mangkrak, Tak Bisa Dilanjutkan

0

 
Mangkrak Pembangunan Gedung DPRD Tangsel (Foto: Poskota)

Hingga memasuki kwartal ketiga tahun ini belum ada  tanda –tanda dilanjutkan  pembangunan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Hal ini mengecewakan masyarakat kota hasil pemekaran Kab Tangerang ini.

“Kami tentu kecewa. Sebagai masyarakat beharap pemangunan tesebut dilanjutkan. Soalnya kalau gedung DPRD sudah bisa digunakan, dewan akan bekerja lebih giat meyelesaikan Perda. Selain itu, anggaran sewa gedung  untuk dewan bisa digunakan untuk pemangunan yang lain. Bayangkan, ada info sewa gedung untuk DPRD di Gedung Efa bisa mencapai Rp 1 miliar per tahunnya,” kata Anton, anggota Forum Warga   BSD Tangsel.

Dari pantauan www.cipasera.com di lapangan (14/9), gedung DPRD Kota Tangsel tersebut terkesan gedung mangkrak. Dilokasi pembangunan di jalan  Pahlawan Seribu, Setu  tak ada yang menjaga. Material bangunan berserakan dimana –mana. Bangunan yang sudah berdiri sekitar 40 %  terlihat kusam terkena hujan dan terik matahari. Di lokasi bangunan di sana sini ditumbuhi rumput yang jadi semak.

Proyek ini, awal pembangunan dilakukakukan   oleh pihak PT Mitra Gusnita Nanda  dengan anggaran APBD senilai Rp 77.171.051.000, waktu pelaksanaan proyek selama 160 hari kerja.

Beberapa waktu lalu, Asisten Daerah bidang Ekonomi dan Pembangunan (Asda II) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangsel, Dedi Budiawan  mengatakan  proses lelang pekerjaan lanjutan Gedung DPRD Kota Tangsel belum berjalan. Untuk tahap ke 2  proyek tersebut akan di lelang senilai Rp 60 miliar. Paket pekerjaan telah masuk ke pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk segera dilelang

Dari penulusuran cipasera.com kesejumlah pihak menyeutkan,  untuk paket pekerjaan paket 2  Gedung DPRD belum dapat dilelang karena bermasalah. Dan masalah tersebut sedang ditangani  BPK. Audit pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum selesai, jadi belum jelas kapan bisa dilelang. (Ts)