Sampah Nyaris Setinggi 20 Meter, Ibu-ibu Serpong Demo DPRD

0
Sungguh kasihan anak-anak. Hidup dengan polusi bau dan kotoran (foto:Ist)
.SERPONG- Sungguh ironi. Di saat Kota Tangsel menyelenggarakan TGIF WTA, sebuah pertemuan forum Kota Dunia yang membahas teknologi dan kemajuan iptek lainnya, puluhan ibu –ibu membawa anaknya yang penyakitan, demo ke DPRD  Kota Tangsel. 

Para wanita yang tinggal  di  RT 02/04 Kavling Serpong, Kelurahan Serpong mengadukan keluarganya dan anak-anaknya  yang menderita  sejumlah penyakit akibat  polusi dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Mereka juga didampingi sesepuh warga Serpong

Demo warga   diterima  sejumlah anggota dewan dari bebagai komisi, antaa lain, Mursidi Ilyas,  Nurhayati Yusup, Drajat Sumarsono, Abdul Rahman, dan Taufik MA.

Abdul Manaf, salah satu pengurus RW mengatakan, saat ini volume sampah di TPA Cipeucang sudah setinggi 17 meter. Sedangkan batas ambang ketinggian volume sampah 20 meter.

“Kota modern ini punya gunung sampah. Dampaknya bayi-bayi kami sudah terkena virus penyakit dari polusi yang sudah mencemari lingkungan kami, mulai dari udara dan air kami,” jelasnya. 

Tak mau kalah, ibu -ibu pun besuaa. “Coba Bapak –bapak lihat, anak saya ini. Muka, badan, punggung, sampai telapak tangan anak kena kudis. Kami sudah obati tapi tetap ga sembuh –sembuh. Dokter bilang, penyakit anak saya  karena lingkungan  kotor, terutama  air dan udara di lingkungan kami kotor. Saya pusing, anak saya sering menangis  di kulitnya gatal –gatal,”  kata wanita benama Sani mempelihatkan anaknya yang kena kudis.

“Kami benar- benar tersiksa.Bau busuk sampah kami cium tiap hai, masih kena penyakit pula. Apa tak cukup pemerintah menyiksa kami,” timpal Isnaeni, wanita pauh baya. “Bilang  mau bikin masyarakat sehat, tetapi melihat kami  hidup dengan polusi gunungan sampah berbahaya, mulutnya pada mingkem,” tambah  warga Kavling Serpong ini.

Intinya, dalam demo ini  warga  meminta agar para wakil rakyat itu mengambil sikap terkait polusi dan pencemaran dari TPA Cipeucang.

Ketua Komisi IV, Mursidi Ilyas menerangkan bahwa selama ini pihaknya tidak diam terhadap persoalan TPA Cipeucang ini. Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang untuk solusi TPA. Lokasi TPA akan dipindah ke  wilayah  Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang A Zaki Iskandar pun menyetujui kerjasama dengan Pemkot Tangsel dan akan menyediakan lahan di wilayah Kabupaten Tangerang untuk TPA. Jadi warga tidak perlu  besabar, TPA akan dipindahkan. (Ts)