Bila Nenek 75 Tahun Menagih Janji Dinikahi

0



Nenek Satuna Ingin Jarinya Ingin ada cincin kawinnya.

Dunia cinta memang ajaib. Seorang nenek berumur 75 tahun menagih janji menikah dengan duda 44 tahun. Ahayy…saying ternyata si lelaki tak menyukai. Dia hanya menggombal agar dapat duit dari si nenek. Begini kisahnya…

Sebut saja nenek itu Satuna. Dia janda berumur 75 tahun dan tinggal di rumahnya di daerah Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur.

Beberapa hari lalu Satuna tergopoh –gopoh melapor ke Polsek Mulyorejo. Ia melapor ditipu Adytia Juhari. Emas 25 gram lenyap. Emas tersebut dipinjamkan kepada Jauhari karena duda tersebut akan menikahi kalau emas tersebut boleh dipinjam. Dengan berbunga hatinya, emas tersebut lantas diberikan kepada Juhari.

Tunggu punya tunggu Juhari tak kunjung memenuhi janjinya. Jengkelah nenek Satuna dan melapor ke polisi.
Unit reskrim Polsek yang dipimpin Kompol Bagus Dwi Rusiawan  dalam waktu singkat berhasil menangkap Aditya di sekitar pangkalan taksi di Jalan Sutorejo pada Jumat (18/11/2016). Namun kepada polisi, Juhari mengaku tidak pernah memiliki niat untuk menikahi Satuna. Selain umur mereka terpaut jauh, dia sebenarnya tidak memiliki rasa cinta sedikit pun terhadap Satuna.

“Saya cuma berniat ambil uangnya,” katanya di Mapolsek Mulyorejo kemarin (19/11/2016).
Pelaku yang seorang duda mengaku hanya memanfaatkan Satuna.Tidak ada keinginan untuk menguras seluruh kekayaan korban. Namun, setelah berhubungan selama empat bulan, Satuna ternyata semakin royal.

“Sekalian saja saya iseng pinjam uang, ternyata diberi. Tapi, ya saya bilang janji nikahi dia kalau dipinjami dalam jumlah yang besar,” katanya.

Saat itu Aditya berdalih uang pinjaman dari Satuna akan digunakan untuk membayar sertifikat rumah di Bandung.

Setelah dapat uang Satuna sekitar Rp 35 juta, Juhari pun  melarikan diri. Duit itu dia gunakan untuk memenuhi segala kebutuhan. Termasuk bersenang-senang ke diskotek. Pelaku mengaku sempat berpindah-pindah. Mulai Bekasi, Malang, hingga Gresik.

Satuna lantas menagih janji Juhari. Beberapa kali ke tempat kosnya, Juhari tak ada. Makanya, Nenek Satuna pun ke polisi.

“Modusnya, pelaku berjanji menikahi kalau korban memberi pinjaman uang. Ngakunya baru dapat  Rp 35 juta. Tapi kemungkinan bisa lebih,” kata Kanitreskrim Polsek Mulyorejo AKP M. Yasin. (Ts/Jpn)