Tokoh Asal Tangsel Akan Kawal Terus Kasus Ahok

0


Din Samsudin. Kawal Terus Kasus Ahok (foto: Ist)


 Cipasera.com – Umat muslim  Kota Tangsel berharap demo 25 November tetap berlangsung. Sebab demo tersebut  penting untuk menunjukan bahwa umat Muslim Indonesia cinta damai. Demo tersebut  bukan lagi menuntut Ahok diproses secara hukum, melain untuk berdoa mengungkap rasa syukur kepada Allah SWT , akhirnya penistaan agama oleh Ahok  diproses hukum.

“Kami siap datang dengan ribuan pendemo 25 November. Suapaya momentum #bela Islam tetap terjaga. Dan berharap Ahok segera ditahan,” kata Muhajir, jemaah masjid Bani Umar, Pondok Aren Tangsel, Rabu (16/11). “Memang Ahok sudah tersangka. Namun kita tak boleh lengah. Ahok itu banyak yang melindungi.”

Sementara  Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin yang pernah bertahun tinggal di Ciputat, Tangsel  mengatakan, umat Islam akan terus mengawal proses hukum yang menjerat Ahok. Ahok sendiri dijerat dengan Pasal Penodaan Agama Nomor 156a KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun. Polisi mengatakan kasus ini akan ditingkatkan ke ranah penyidikan.

"Umat Islam baik yang demo maupun yang tak berdemo akan terus mengawal kasus ini," terang Din Syamsuddin, Rabu (16/11/2016) kepada media online.

Din Syamsuddin  yang pernah memimpin IMM (Ikatan Mahasiswa Muhamadyah) Ciputat ini pun mensyukuri kasus Ahok tak merembet ke hal yang lebih sensitif.

"Demo 4 November itu bukan bermaksud memeceh belah, justru yang anti-kemajemukan itu ya Ahok sendiri," ujar Din. "Alhamdulillah, kasus ini tak merembet ke perpecahan antaragama, atau antaretnis, kasus ini tetap jadi kasus individu yang memang merembet ke hal agama, hal yang sensitif," tambah pria asal kelahiran Bima ini. (ts/Ok)