Jelang Tahun Baru Daging Stabil. Stok Pangan Di Tangsel Aman

0

Airin melongok Pasar Ciputat. (Foto: Ist)


 Cipasera.com - Ciputat-Jelang natal dan tahun baru harga cabe terus meroket. Bahkan  diprediksi akan semakin naik sampai tahun baru nanti. Akibat kenaikan ini para pedagang mengeluh rugi.

Pantuan  Cipasera.com di pasar tradisional Ciputat, Senin (19/12) terlihat harga  cabai rawit, cabai kriting diharga Rp 70 ribu. Bahkan diperkirakan  akan terus naik hingga tahun baru .. Sementara  harga  bawang merah  Rp 35 ribu ini.

Sementara harga daging masih stabil. Yono (35), salah satu penjual daging sapi menuturkan,  harga  masih stabil tidak ada kenaikan. Untuk harga daging sapi lokal dikisaran Rp 120 ribu per kilogram tidak ada kenaikan. Sedangkan harga daging sapi impor Rp 80 ribu per kilogram. “Belum ada kenaikan harga sampai hari ini, saya menjual seperti pada umumnya,” tuturnya.

Ia berharap sampai tahun baru harga tidak berubah agar penjualan tetap lancar.J. jika ada kenaikan pasti dampaknya sangat besar bagi pembeli. Terlebih daging tidak semua orang belanja setiap hari,  keculai para pedagang seperti penjual bakso, sate, tongseng dan warung makan lainnya.

Sementara itu,  untuk harga beras masih dalam harga normal, dan bervariasi tergantung jenis berasnya. Beras  mulai  kisaran Rp 7.000 per liter. Demikian harga minyak curah masih tetap tidak ada kenaikan. Harga  Rp 10 sampai Rp 12 ribu per kilogram.

Secara Terpisah, Kasi Pengelolaan Informasi dan Analisa Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Edwin Qodriyanto mengungkapkan kenaikan harga di pasar hampir dialami saat momen lebaran, tahun baru dan natal, namun akan normal kembali setelahnya.

“Kenaikan saat hari-hari besar selalu terjadi. Itu karena permintaan banyak dari pedagang. Namun kami terus lakukan pemantauan secara berkala,” kata Edwin

Ia memastikan, stok bahan makanan pokok akan aman natal hingga tahun baru, stok beras sebanyak 1.703 ton. Sedangkan  stok minyak goreng saat ini mencapai 108,1 ton. Sementara itu untuk pasokan yang datang setiap hari adalah daging sapi 240 ton per hari, daging ayam ras per hari 40 ton, serta telur ayam ras 186,9 ton perharinya.

Gula pasri 130,2 ton tepung terigu 0,2 ton. Jumlah stok yang ada, cukup untuk lima hari dan dikirim per tiga hari sekali. Edwin pun merinci rata-rata per hari konsumsi masyarakat Tangsel dengan jumlah penduduk 1,4 juta jiwa.

“Konsumsi beras satu hari per jumlah penduduk Tangsel sebesar 335 ton. Daging sapi 1,4 ton, daging ayam  15,2 ton, telur ayam 35,6 ton, minyak goreng 20,6 ton, gula pasir 24,8 ton, tepung terigu 0,029 ton,” tutur Edwin. (dina).