Aksi 212 Dengan Melukis Banyak Dapat Perhatian

0

Chavchay Saefullah Dep Seni Parmusi

 Cipasera.com – Demo damai 212 di DPR RI, Parmusi bukan hanya ikut aksi massa tapi juga menggelar  seni dengan demo melukis. Mengambil tempat di kolong fly over Slipi, Jak Pus sebanyak 13 pelukis yang dikoordinir Ketua Departemen Seni dan Budaya Pengurus Pusat (PP) Parmusi  Chavchay Saifullah, menggelar aksinya melukis di kanvas.

Aksi seni Parmusi  ini diberi tajuk  “JihArt  212 Berjihad Melalui Kesenian”. Aksi melukis ini banyak dilirik oleh orang yang lalu lalang. Tak terkecuali dengan  polisi yang tertarik. Ada lukisan yang menarik, salah satu lukisannya  adalah kursi Gubernur DKI yang tak diduduki oleh siapapun. Hanya terdapat topi gubernur. 

Lukisan kursi ini merupakan sindiran Ahok seharusnya meninggalkan kursi tersebut dan dipenjara karena jadi terdakwa kasus dugaan penodaan agama.

“Semua lukisan itu akan diserahkan kepada Parmusi dan selanjutnya akan dilelang pada 1 April mendatang,” ujar Chavchay, Selasa (21/2).
                                                          Seorang polisi ikut nonton

Sebelumnya  Parmusi juga menggelar aksi melukis bertajuk Negeri Tanpa Penistaan Agama saat mengawal sidang  keenam Ahok dalam dugaan penistaan agama di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan,  (17/1) lalu.

Lukisan-lukisan tersebut kemudian dilelang di Parmusi Center,  Jl. Sagu, Jakarta Selatan, Kamis (26/1).  pukul 19.00 akan dilelang di Parmusi Center Jl. Sagu Kebagusan Raya (belakang Kebun Binatang  Ragunan), Jagakarsa, Jakarta Selatan. Ketua Departemen Hubungan Media PP Parmusi Sahrudi mengatakan, hasil  lelang diinfakkan ke Parmusi untuk aksi bela Islam. (Red/*)