Percintaan Siti dengan Mata-mata Korut Sebelum Membunuh Kim

0


 
Siti Oh Siti

Cipasera.com -Sungguh tiada disangka, ternyata  Siti Aisyah yang ditangkap Kepolisian Malaysia karena diduga  sebagai pelaku pembunuhan Kim Jong-nam,  ditengarai  sudah lama direkrut menjadi mata –mata Korea Utara.



Ini bukan isapan jempol. Wanita  yang lahir dan dibesarkan di RT 11 RW 03 Kampung Rancasumur, Desa Sindangsari Kecamatan, Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, itu direkrut jadi mata –mata sejak bekerja  di Jakarta.

.
Hal itu dikatakan sebuah sumber di Malaysia setelah melakukan pemeriksaan intensif terhadap Siti. “Dari hasil interview, Siti telah lama dibina jadi "mata-mata" oleh spion Korut. Dia mulai didekati oleh pria Korea di Jakarta,” kata sumber tersebut.



Saat Siti bekerja di Tambora,  Jakarta Barat, Siti memang pernah berkenalan dengan pria yang dikiranya etnis Tionghoa. Pria itu matanya sipit, kulitnya putih dan perawakannya sedang. Siti memanggilnya Kwok.



Perkenalan Siti dengan Kwok, kabarnya  karena bisnis. Kwok menawarkan kerjasama menawarkan produk konveksi yang dibuat Siti dan suaminya, untuk diekspor ke Korut. Siti senang  karena bisnisnya punya harapan maju.  



Tampaknya Siti tertarik  terhadap pria tersebut. Selain karena bisnis, maklum  Siti suka nonton film drama percintaan Korea. Siti kabarnya sempat bertemu lagi dengan pria itu sebelum ke Malaysia. Namun apa yang dibicarakan, tak ada yang tahu. Kabarnya Siti pernah bertemu empat kali dengan pria berwajah etnis China tersebut.



Hubungan terputus karena  Siti pindah ke Malaysia bersama suaminya. Disaat hubungan dengan suaminya goncang, pria berwajah etnis China itu  datang menemuinya di Malaysia. Singkat cerita, Siti makin lengket dengan pria tersebut. Siti tetap memanggil pria itu Kwok. Mirip nama Korea.



Siti sepertinya benar –benar jatuh cinta dengan pria itu. Maka tak lama kemudian, ia bercerai dengan  suaminya. Siti lalu bekerja di tempat hiburan di Malyasia.



Bekerja di tempat hiburan, penampilan Siti berubah total. Ia tak lagi suka mengenakan kerudung. Rambut di potong sebahu. Siti kelihatan sering memakai celana jeans dan kaos serta kacamata coklat. Pendek kata, Siti sangat modis.



Penampilannya yang modis bikin Siti tambah cantik dan tampak mordern. Alhasil memikat banyak pria. Ada dua rekan kerjanya yang mendekatinya tapi dia ditolak. Ia justru akrab dengan lelaki bernama Muhamad Farid Jallaludin.  Siti selain pacaran dengan Kwok, ia juga sepertinya menjalin asmara dengan Farid.



Saat Muhamad Farid Jallaludin ditangkap polisi  Malaysia, ia mengaku berkasih mesra dengan Siti. Dia mengaku sudah pacaran dengan Siti tujuh bulan.   Dari Farid ini persembunyian Siti di Hotel Ampang, Malyasia diketahui.  Faridlah yang memberi tahu polisi tempat Siti sembunyi.  Farid  sendiri tergolong pria misterius. Dia mengaku pekerja serabutam. Kadang suka menarik taksi. Yang aneh, Farid banyak duit. Dan cara bicaranya sangat intelek.


Farid  mau menunjukan  tempat nginap Siti lantaran ia dipaksa polisi dan cemburu dengan Siti. Sebelum terjadi pembunuhan  Kim Jom Nam, Siti terlihat sering bertemu dengan pria yang dipanggilnya Kwok itu.



Namun, sebuah sumber menyebutkan, menurut  versi Siti,   pria yang dipanggil Kwok itu adalah   pria baik –baik. Ia sering memberinya uang tanpa pamrih. Dan Siti mengakui, ia sering merindukannya karena pria berlaku sangat lembut.



Sejak Siti ditangkap, pria bernama Kwok tersebut menghilang. Dan kini sedang diburu polosi Malaysia. Bahkan, konon,  sejumlah intelejen Korsel juga sedang memburunya.



Siti Aisyah ditangkap kepolisian Malaysia pada Kamis (16/2) dini hari, sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Sehari sebelumnya atau pada Rabu (15/2) pagi, seorang wanita berpaspor Vietnam atas nama Doan Thi Huong ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) saat akan terbang ke Vietnam.

Menurut media lokal Malaysia, The Star, Jumat (17/2/2017), Siti Aisyah diduga telah meninggalkan wanita berpaspor Vietnam itu sendirian dan mengungsi ke sebuah hotel di kawasan Ampang, Kuala Lumpur. Sumber kepolisian  itu meyakini, Siti Aisyah menunggu 'situasi aman' untuk kabur dari Malaysia.

Saat mendatangi hotel di Ampang pada Kamis (16/2) pukul 02.00 waktu setempat, personel kepolisian Malaysia langsung menggerebek salah satu kamar hotel yang ada di lantai tiga dan mendapati Siti Aisyah di dalamnya. Sumber kepolisian menyebut, Siti Aisyah tinggal di hotel itu seorang diri setelah kabur dari bandara usai menghabisi Jong-Nam pada Senin (13/2) pagi. Kamar hotel itu tidak dikunci saat polisi datang menggerebek.


Ada pria “misterius” yang jadi  kekasih Siti Aisyah  telah mengantarkannya ke hotel di Ampang itu, dari sebuah hotel di Bandar Baru Salak Tinggi yang sempat ditinggalinya bersama wanita berpaspor Vietnam. Baik Siti Aisyah maupun wanita berpaspor Vietnam itu sempat terekam CCTV bandara di hari kejadian 13 Februari maupun sehari sebelum kejadian, 12 Februari.

Media  The Star dan Daily Mail menyebut, wanita berpaspor Vietnam mengaku kepada polisi bahwa dirinya ditipu oleh empat pria dan satu wanita untuk mengerjai Jong-Nam. Wanita ini juga menyebut, dirinya dan lima orang itu sempat bersama-sama pergi ke sebuah hotel di Bandar Baru Salak Tinggi. Namun tiba-tiba wanita ini ditinggal sendiri oleh kelima orang itu. (Ts/Berbagai sumber)