359 Orang Masih Terkatung Jadi Pegawai Honorer

0


 
Gubernur baru tuntutan baru
Cipasera.com – Tak puas hanya status pegawai honorer, puluhan tenaga honorer kategori 1 (K1) di lingkungan pemerintah provinsi Banten menggeruduk kantor gubernur Banten. Mereka menanyakan  kejelasan  soal  status mereka yang hingga saat ini masih terkatung-katung  belum dinaikan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepada Ggubernur Banten  yang baru Wahidin Halim, mereka  minta   agar  mengupayakan status tenaga honorer yang  belum menjadi PNS. Setidaknya, tercatat sekitar 350 orang pegawai honorer yang tersebar di 35 dinas di Banten belum diangkat menjadi PNS.

"Kami disini   minta kejelasan  Pemda,  sejauh mana  upaya yang sudah dilakukan terhadap penyelesaian yang 359  orang yang belum bisa jadi PNS," kata Sekretaris Forum K1 Banten, Muhammad Ridwan di Kota Serang, Selasa (23/5/2017).

Ridwan mengaku, mereka   sudah hampir 5 tahun tak ada kejelasan dari pemerintah apakah akan diangkat menjadi PNS atau tidak. Ridwan menambahkan, pemerintah daerah diminta agar segera menyelesaikan terhadap status 359 pegawai yang masih belum menjadi PNS.


Para pendemo mengakui,  sudah ada beberapa upaya yang dilakukan pemerintah provinsi Banten, akan tetapi  hingga kini tetap  para pegawai honorer itu  ini belum menemui kejelasan atas status mereka.

"Kami mengakui kalau  respon  gubernur Rano Karno bagus. Sudah bikin surat  ke  Pak Sekda. Demikian pejabat yang lain juga mengupayakan. Namun sampai kini kok belum ada titik terang. Untuk itulah kami datang bertanya,” kata  pendemo yang mengaku bernama Darsana. (Red/S/*)