Surya University Serpong Terjerat Hutang, Mahasiswa Eksodus

0
Kampus keren Universitas Surya (foto: ist)
Cipasera.com - Ada kabar buruk dari dunia pendidikan. Universitas Surya yang megah berdiri di Curug Sangereng, Tangerang  tak jauh dari Serpong seperti diberitakan tempo.co,  didera hutang di Bank Mandiri 16 miliar. Akibat hutang tersebut, orang tua mahasiswa khawatir masa depan anaknya. Karena itu banyak yang eksodus ke kampus lain. 
Menurut Sri Suri, orang tua seorang mahasiswa teknik fisika angkatan 2014, terpaksa memindahkan anaknya perguruan tinggi lain.“Masalah keuangan yang menerpa kampus sudah terlalu berat. Saya khawatir dengan masa depan anak saya,” katanya kepada Tempo pada pertengahan Juni lalu. Sri Suri tak sendiri.  “Yang mengurus (pindah-red) bersama saya saja 17 orang Tua," kata Sri
Eksodus tersebut pangkalnya, yaitu tadi hutang Universitas Surya kepada Bank Mandiri. Kampus yang mulai menggelar perkuliahan pada September 2013 itu masih memiliki kewajiban membayar sekitar Rp 16 miliar. Utang itu hasil kredit tanpa agunan berupa student loan yang pengajuannya dilakukan oleh orang tua mahasiswa.
Berdasarkan data Bank Mandiri, nilai student loan yang dihimpun Universitas Surya mencapai Rp 43,5 miliar dari 300 orang tua. Jumlah itu sekitar seperempat dari jumlah total mahasiswa 1.247 orang. Masalahnya, ketidakmampuan kampus yang didirikan Yohanes Surya membayar ikut menyeret orang tua mahasiswa. Sebabnya, orang tualah yang menandatangani pengajuan kredit tanpa agunan (KTA) tersebut.
Sejak awal Mei hingga pertengahan Juli lalu, Tempo menemui lebih dari 30 orang tua mahasiswa Universitas Surya. Semuanya kini berstatus collect 5 alias memiliki kredit macet. Salah satunya adalah Danang Widodo, orang tua mahasiswa jurusan biologi angkatan 2014. Danang mengaku menandatangani kredit tanpa agunan senilai Rp 144 juta pada September 2013. Penandatanganan itu sebagai persyaratan wajib karena anaknya mendapat beasiswa penuh.
Menurut Danang, pihak kampus dan Bank Mandiri mengatakan pengajuan KTA itu hanya formalitas. “Mereka bilang kampuslah yang berutang dan akan membayar segala tagihan,” katanya. Keterangan yang sama disampaikan lebih dari 20 orang tua penerima beasiswa yang ditemui Tempo.
Yohanes Surya yang ditemui Tempo mengatakan optimistis bisa mengatasi masalah keuangan lembaganya. Doktor lulusan College of William and Mary, Virginia, Amerika Serikat, ini yakin kampusnya bakal bangkit kembali. “Sebentar lagi masalah ini akan selesai,” kata Yohanes Suryo. 
Kampus Universitas Surya berada di Kawasan, Curug Sangereng, Tangerang. (Red/Tim Tempo)