Airin Lantik 5 Kepala Dinas. Ada Profesor Malah Tak Dipilih

0
Wiwi dlm acara pelantikan (foto:Ist)
Cipasera.com - Usai lima pejabat eselon II dilantik oleh Walkot Tangsel Airin Rachmi Dhiany,  malam tadi, Kamis, 31/8/2017, muncul pertanyaan bisik bisik, mengapa dua orang yang dinyatakan mendapat skor tinggi dalam tes lelang jabatan  justru tak dilantik?  Dua orang tersebut adalah Prof Dr Chaerudin MSi dan Dewanto SE. 
Dari sumber yang berhasil dikumpulkan cipasera.com, Dewanto dalam lelang jabatan dikabarkan mendapat skor mendekati sempurna. Tapi ia kalah dengan Yudianto, sekretaris dinas Bappeda Tangsel. Bahkan sebelum lelang jabatan, Dewanto pernah dinyatakan lulus cum laude dalam proses seleksi jabatan sejenis. 
"Itulah kenyataan. Saya tak bisa komentar lebih jauh. Jabatan kayak takdir. Kalau sudah miliknya sulit dielak. Demikian sebaliknya," kata sumber itu. 
Hal sama dengan Prof Dr Chaerudin MSi. Secara akademik, ia tak diragukan.Skor lelang jabatan juga tinggi, namun ia pun tersingkir dari kursi Kadis.
"Kalau nanti Pak Chaerudin ditetapkan jadi Sekretaris Dinas Budpar, jadi lucu. Atasanya S2, bawahanya malah guru besar. Apa,nggak kikuk Kadisnya. Itulah Tangsel," kata sumber tersebut. 
Kepala BPPKD Appendi saat hendak dikonfirmasi handphonenya mati. Tapi seperti kita ketahui, malam takbiran Idul Adha 1438 H, lima pejabat eselon II Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilantik oleh Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany di Lantai 1, Balaikota Tangsel, Jalan Maruga No. 1, Ciputat, Kamis (31/8/2017).
Mereka adalah  Taryono sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Yudianto sebagai Kadisbudpar, Bambang Neortjahjo  menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Wiwi Martawijaya untuk Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga. Sedang dr Maya Mardiana sebagai  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Airin dalam pesannya saat melantik lima pejabat  mengatakan, agar para pengemban tugas mampu menjalankan amanah dengan baik dan mampu melayani masyarakat dengan bagus. (ts/cipasera)