Ditemukan Suku Perempuan Penghuni Pulau Di Papua

0
Ustadz Fadlan Gamaratan (foto: ist)
Cipasera -  Ternyata suku yang terdiri warganya semua wanita bukan  legenda semata. Bak film Wonder Woman, sebuah suku Wanita hidup di hutan di Amazon, Amerika. 
Di dalam hutan tersebut  suku wanita tersebut  masih hiduo tidak terpengaruh dunia luar apalagi modern. Mereka disebut sebagai suku pribumi, dan semua berjenis kelamin perempuan.
Mereka melarang laki-laki termasuk bayi laki-laki tinggal dan berbaur dengan suku tersebut.Bahkan yang membuat mereka begitu perkasa, rata-rata semua wanita pandai bertarung bagai seorang prajurit.
Namun ada satu hal yang menarik dari suku ini  ketika seorang  sudah masuk usia menikah, mereka malah harus berjuang terlebih dahulu mengintai suku lain yang ada kaum pria. Untuk menghamilinya. 
Agaknya suku wanita bukan hanya ada di Amazon. Belum lama ini  Dai asal Papua, Ustadz Fadzlan Garamatan mengungkapkan, ada suku yang warganya perempuan semua menghuni sebuah pulau di Papua.  

Dalam acara Multaqo Dai, Muallaf dan Kristolog Nasional yang digelar Komnas Anti Pemurtadan (KNAP) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur tersebut,  Ustadz Fadzlan mengatakan, ada sebuah pulau di sekitar Papua yang dihuni hanya para wanita. Ia pun meminta kepada kaum Muslimin untuk mendakwahi mereka, agar mengenal Islam.

Tak hanya itu, sambil berkelakar, Ustadz Fadzlan juga menyarakankan agar menikahi mereka.

“Ada satu pulau, antara Asmat dengan Timika itu, (isinya) semua perempuan tidak ada laki-laki di sana," kata Fadlan yang asli Papua itu. "Saya kira laki-laki yang bujang-bujang ini jangan terlalu menikah dengan orang di sini lah, pergilah ke sana, kekuatan besar dakwah kita di sana,” tutur Ustadz Fadzlan, disambut tawa para hadirin. 

Ustadz ini dengan nada bersungguh sungguh akan intensif masuk kesana untuk dakwah. "Disana kehadiran ajaran Islam urgent sekali," pungkas ustadz yang sudah mengislamkan ribuan suku di Papua itu (red/*)