Kader Senior PAN Tangsel Pindah Ke PBB. Puluhan Lain Akan Menyusul

0

Mantan Sekretaris DPD PAN, Erisman hengkang. 
Cipasera - Kawelut di DPD PAN Kota Tangerang masih berlanjut. Setelah Ketuanya dipolisikan oleh mantan Plt Ketua PAN Tangsel, kini sejumlah kader senior hengkang  ke PBB (Partai Bulan Bintang). Puluhan pengurus kecamatan dan kelurahan, kabarnya  akan menyusul

"Kami memang sudah gabung ke PBB dan diterima dengan baik oleh Ketua DPC PBB. Kami gabung sudah seminggu lalu," kata Zul Hamdi kepada cipasera.com, Sabtu 28/4/2018. "Bukan hanya saya, sdr Erisman Chaniago, mantan Sekretaris DPD PAN Tangsel juga resmi gabung ke PBB."

Zul Hamdi menjelaskan, dia memerkirakan puluhan pengurus tingkat kecamatan (DPC) dan Kelurahan (Ranting) segera akan mengikuti jejaknya. Kabarnya mereka sedang berembug untuk bersama sama mendatangi sekretariatan PBB dan melakukan ikrar pindah.
Iwan dan Ketua PBB
"Informasinya begitu. Tentang nama-nama yg mau gabung, saya tak mau komentar. Sebab biar saja mereka bicara sendiri. Yang pasti saya dan Erisman sudah melangkah dulu," kata Zul Hamdi yang akrab disapa Iwan itu. " Kami masuk ke PBB tak punya target ingin ini itu. Saya diberi jabatan tapi saya tolak."

Masih menurut Iwan, hengkangnya kader PAN tak bisa lepas  dari buntut kemelut DPD PAN Tangsel yang dianggap bertindak semena -mena terhadap pengurus. "Kami berlima dicoret dari kepengurusan baru di bawah Zul Fahmi tanpa alasan jelas. Kelima orang itu, antara lain, saya, Yani Lubis, Bambang Wasito, Eko," ungkap Iwan. "Tak hanya itu, ranting pun semua diganti dengan pemilihan yang diadakan oleh DPD.Ini pelanggaran aturan."

Zul Fahmi, Ketua DPD PAN Tangsel saat dihubungi untuk konfirmasi, Sabtu 28/4/2018 handphonenya tidak aktif.

Sementara itu, melihat hengkangnya kader PAN ke PBB, salah seorang tokoh pendiri PAN di Tangerang prihatin. Ia mengatakan, PAN Tangsel sejak pisah dengan Kabupaten justru merosot tragis.

"Organisasinya kacau balau. Setelah kubu  Ediansyah Rachman pindah ke Nasdem lima tahun lalu, kini "gerbong" lain ke PBB. Ini semua karena leadership yang payah," kata tokoh yang enggan disebut namanya, " Padahal PAN dahulu sangat disegani karena soliditasnya. Kader militan dan intelek."

Tokoh ini menyarankan sebaiknya para Pengurus provinsi, DPD dan kader senior yg sudah tak aktif diajak menyelesaikan. Sebab kalau tidak, PAN Tangsel akan terpuruk. (red/ts)