Gay Mewabah di Cilegon dan Serang. Pengidap HIV /AIDS di Banten Tinggi

0
Ilustrasi
Cipasera - Mencuatnya jumlah Gay atau Laki seks Laki (LSL) di Kota Cilegon yang meningkat tiap tahun membuat prihatin masyarakat. 

Hal tersebut diungkapkan salah seorang anggota LSM yang bertugas mengedukasi para LSL agar kembali ke kodratnya sebagai laki – laki.

“Masyarakat prihatin. Tapi tak cukup dengan prihatin. Data yang kita punya saat ini jumlah gay atau Laki Seks Laki (LSL) di Kota Cilegon jumlahnya sudah mencapai ratusan,” ujar anggota LSM yang enggan disebut  namanya di  Kota Cilegon, Senin (15/10/2018).

Komunitas mereka tersebut, lanjutnya, sering berkumpul di sejumlah tempat  seperti kafe, mall, pantai dan taman - taman kota. "Bahkan mereka juga sering menggelar arisan khusus LSL,"tambahnya.

Informasi tersebut semakin meyakinkan pernyataan Tim Evaluasi Kota Layak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Taufiek U Waida,Juni lalu, yang menemukan ada remaja dengan perilaku seksual menyimpang atau lelaki suka lelaki. Tidak hanya di Cilegon, tapi juga di Kota Serang. 

Di Serang, kata Taufieq, tercatat selama tahun 2017 ada 15 anak positif HIV dari kelompok remaja dengan perilaku seksual menyimpang. Sementara tahun 2018 sampai dengan April tercatat ada 5 anak positif HIV.

“Mereka memiliki komunitas yang anggotanya ratusan remaja,” kata Taufieq U Waidha, saat ekspose hasil Verifikasi Lapangan Evaluasi Kota Layak Anak 2018 di Puspemkot Serang, Kamis (7/6).
Dengan maraknya LSL tak mengheranksn bila pengidap HIV/ AIDS cukup tinggi di Banten. Dinas Kesehatan Provinsi Banten mencatat, tahun 2017 ada 5.397 warga terjangkit virus HIV/AIDS. 533 orang diantaranya meninggal dunia akibat virus mematikan tersebut.

Dari data yang berhasil dihimpun Dinkes Banten,  pengidap HIV tertinggi di Banten adalah Kabupaten Tangerang, sebanyak 1073, Kota Tangerang 890, Kabupaten Serang 529, Kota Cilegon 373, Kota Tangsel 328, Lebak 128, Kota Serang 112 dan Pandeglang 93.

Sedangkan warga terjangkit AIDS tertinggi di Kota Tangerang sebanyak 509, Kabupaten Tangerang 413, Serang 202, Kota Serang 169, Kota Cilegon 178, Pandeglang 143, Lebak 113 dan Kota Tangsel 144. (red/rd/si)