Pembuatan KIA Tangsel Dipindah Lantaran Diserbu Masyarakat

0
Dedi Budiawan (Foto: Ist)
CIPASERA- Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Dukcapil  Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang diselenggarakan di Transmart Serpong Utara, Rabu, 9/1/2018  peminatnya membludak.  Dalam sehari sekira 1000 orang lebih mendaftar. Bahkan ada yang antri sejak subuh.
Kepala Dukcapil Kota Tangsel Dedi Budiawan membenarkan itu. "Keadaannya begitu. Masyarakat antusias dengan KIA. Bukan hanya hari ini saja, hari- hari sebelumnya di Kantor Dukcapil juga begitu. Makanya layanan pembuatan dipindah ke sejumlah tempat," kata Budiawan kepada cipasera.com,Rabu,9/1/2018.
Budiawan menambahkan, KIA itu penting karena pembuatan KIA ini diwajibkan bagi anak, sejak lahir hingga 17 tahun sebagai dokumen kependudukan.
Budi menguraikan pembuatan KIA, awalnya bisa dilakukan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), di Jalan Raya Serpong, Cilenggang, Serpong Utara. Tapi lantaran tiap hari diserbu masyarakat, mulai 1 Januari 2019 layanan ditutup setelah 4 bulan beroperasi. "Bayangin saja, tiap hari minimal 700 orang yang antri," kata Dedi.

Setelah ditutup layanan dibuka kembali di pusat pembelanjaan yang memiliki gedung besar sehingga masyarakat yang antri tak kepanasan dan kehujanan. 
"Makanya sejak lama direncanakan layanan KIA tidak di loket mulai 1 Januari di Dukcapil tapi di kantor kecamatan, mall dan kolektif di sekolah, online dan layanan keliling," ungkap Dedi.
Sejumlah warga yang mengantri mengatakan, mereka rela berpanas- panasan karena KIA akan dijadikan syarat untuk masuk ke sekolah dasar, SMP dan SMA. "Kalau tak punya KIA bisa berabe, tak bisa sekolah," kata Tasno, warga Jelumpang, Serpong Utara.(Red/ts)