Lembaga Survey Amerika Nyatakan Prabowo Unggul


kampanye Prabowo selalu dibanjiri rakyat
Cipasera -Lembaga survei asal Amerika Serikat menyatakan merilis hasil surveynya  mengejutkan dalam  pemilihan presiden (Pilpres) 2019 di Indonesia.

Dalam rilis yang dikirim ke sejumlah media,  Lembaga yang bernama Precicion Public Policy Polling (PPP) ini menyatakan Prabowo unggul  jauh dari Jokowi.

Menurut Direktur Operasi Jokovic Martinez, dari hasil survei lembaganya itu, para responden cenderung memilih penantang petahana yakni Prabowo Subianto.

Selanjutnya Jokovic mengatakan, dari 3.032 responden, 58% menyatakan bahwa Indonesia sedang dikelola oleh pemerintahan Joko Widodo yang memburuk.

"Indonesia dianggap dalam ancaman utang yang makin meningkat naik 69% menjadi Rp4.416 triliun pada 2014-2018," ungkap Jokovic  dalam siaran pers yang dikutip bisnis.com, Selasa (9/4/2019).

Yang mengejutkan, pada survei juga dipaparkan bahwa 54% responden menginginkan presiden baru dan yang masih menginginkan Joko Widodo kembali menjadi jadi presiden sebesar 37%, sementara 9 % responden tidak memberikan jawaban.

"Dari 54% responden menggap Joko Widodo tidak menjalankan pemerintahan dengan benar yang menghasilkan clean government dan masih banyak terjadi praktik korupsi yang berkaitan dengsn proyek proyek infrastruktur," ungkap Jokovic

Masih menurut Jokovic Saat ditanyakan siapa kandidat yang akan dipilih jika pemilihan dilakukan saat survei dilaksanakan, 38% responden memiilih nama Joko Widodo

"Sementara yang memilih Prabowo sebanyak 40 % dan sisanya menyatakan belum dapat memutuskan," katanya.

Untuk diketahui, jajak pendapat ini dilakukan terhadap warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan 2019.

Dengan metode wawancara lengkap, survey dilakukan 22 Maret- 4 April 2019 dengan jumlah responden 3. 032 dari 800.091 TPS di 499 kabupaten / kota di 34 provinsi.

Wawancara dipilih secara acak dan dilakukan melalui telepon menggunakan profesional- staf peneliti survei terlatih (agen langsung) dari pusat panggilan telepon Precision Public Policy Polling di Jakarta.

Adapaun Margin kesalahan untuk ukuran sampel sebanyak 3.032 adalah +/- 1,78% pada tingkat kepercayaan 95%.

PPPP disebut memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun dalam menciptakan dan menumbuhkan bisnis serta minat aktif dalam politik dan kebijakan publik di Asia.

Pada 2013, lembaga ini mulai merambah jajak pendapat publik tentang politik, menggunakan teknologi Interactive Voice Response (IVR) dan survei online dan panggilan langsung ke telepon seluler jika melakukan polling dengan cepat, hemat biaya, dan akurat (Red/*)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel