Polres Tangsel dan KPAI Turun "Menyelidiki" Kematian Calon Paskibra

0

Airin dan Paskibra Tangsel sebelumnya (Foto: Ist)
Cipasera - Dua institusi kini turun "menyelidiki"  meninggalnya Calon Paskibraka Tangerang Selatan, Aurellia Quratu Aini yang diduga akibat kekerasan oleh seniornya. Dua institusi tersebut adalah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Polres Kota Tangsel.

Komisioner KPAI  Jasra Putra mengungkapkan, pihaknya mendatangi pihak orang tua Aurel setelah  mendapatkan informasi  dari media,  bahwa Aurel meninggal dunia  dan keluarga bilang  ada kejanggalan. Di tubuh Aurel  ada lebam, juga di kaki.

Masih menurut Jasra, ada  juga  informasi yang didengarnya,   almarhum sempat curhat soal kekerasan oleh seniornya  kepada adiknya. Selain itu,  Aurel juga pernah terjatuh di rumahnya karena kondisinya itu.

"Kita ke sana untuk menyelidiki lebih dalam sekaligus takziah," kata Jasra

Sementara itu hingga Jumat, 2/8/2019  Polres Tangerang Selatan belum menerima laporan dari masyarakat soal dugaan kekerasan atas almarhumah Aurel.

Tapi meski demikian, Kapolres Tangsel AKBP Ferdi Irawan mengatakan, jajarannya akan menemui orang tuanya untuk menggali informasi lebih mendalam.

"Kita tahunya dari media, tadi saya turunkan tim koordinasi dengan keluarga," kata AKBP Ferdi kepada detik, Jumat (2/8/2019).

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Tangsel Wiwi E Martawijaya saat dihubungi cipasera.com tidak ada. "Beliau sedang berhaji ke Mekah. Pulangnya mungkin September. Kalau tanya saya soal Aurel saya tidak tahu. Itu bukan wewenang saya," kata Heru, Kasi Pemberdayaan Dispora Tangsel. "Coba tanya ke yang lain." (Red/ts/dtk)