Program Bedah Rumah di Tangsel Ditingkatkan Jadi 305 Rumah

0

Rumah Asdih yang direhab diresmikan.
Cipasera - Pemerintah Kota Tangsel telah membangun sebanyak 205 rumah warga yang tidak mampu melalui program bedah rumah tahun 2019. Dan program tersebut  akan dilanjutkan di tahun  2020 dan jumlahnya ditambah. .

Plt Kepala Disperkimta ( Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan ) Tangsel,  Teddy Meiyadi mengatakan, pihaknya  telah menyelesaikan pembangunan sebanyak 205 rumah. Terdiri dari Kecamatan Ciputat sebanyak 55 unit, Kecamatan Ciputat Timur sebanyak 6 unit, Kecamatan Pamulang 15 unit, Kecamatan Pondok Aren sebanyak 52 unit, Kecamatan Serpong sebanyak 31 unit, Kecamatan Serpong Utara sebanyak 19 unit, dan Kecamatan Setu sebanyak 27 unit.

”Tahun ini, kita sudah menyelesaikan target. Tahun 2020, rencananya akan dinaikkan menjadi 305 unit,” kata Tedy saat memberi sambutan peresmian hasil bedah rumah milik Asdih di Kampung Perigi, Kelurahan Perigi Baru, Kecamatan Pondokaren, Senin (16/12).

Teddy menyatakan keberhasilan membangun rumah layak huni, tak terlepas dari peran Kecamatan, Kelurahan, Ketua RW dan RT. ”Kerjasama ini, kami harap terus terjalin untuk mencari rumah tak layak huni menjadi layak huni dengan persyaratan tanah telah milik sendiri,” katanya. Sementara bagi yang belum sertifikat, dianjurkan Tedy untuk ikut program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

 Asdih,  warga Parigi Baru saat diberikan kunci rumah oleh Wakil Walikota Tangsel, ia mengaku senang karena  rumahnya kini sudah layak huni. Asdih pun  mengucapkan terimakasih kepada Pemkot Tangsel.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan   bedah rumah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama bagi mereka yang tidak mampu. Benyamin amat menyadari, ada sebagian rejeki yang harus diberikan kepada masyarakat melalui pemerintah.

"Program ini akan terus berlanjut  tahun depan akan dibangun lagi 305 rumah untuk warga Tangsel yang memiliki rumah tidak layak di Tangsel," ujar Benyamin. ( Red/ts)