6 Orang Terkena DBD di BSD, Pemkot Tangsel Lakukan Fogging

 
Pengarahan penyemprotan

Cipasera - Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan dua pencegahan penyakit sekaligus. Selain Covid-19, Indonesia juga saat ini sedang mewaspadai penyebaran penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) yang sudah terjadi di beberapa titik.

Wakil Walikota Tangsel, Beyamin Davnie menjelaskan bahwa dalam rangka pencegahan penyebaran penyakit DBD, Pemkot Tangsel melakukan fogging ke beberapa titik di Kota Tangsel. Apalagi beberapa waktu lalu, Tangsel mengonfirmasi enam kasus DBD di Greencove, BSD.

”Ini menindaklanjuti pencegahan penyebaran penyakit DBD. Di sini ada enam orang. Jadi dilakukan fogging,” ujar Benyamin yang menambahkan bahwa penyemprotan dilakukan kembali dengan menggunakan disinfektan sebagaimana imbauan pemerintah provinsi.

Benyamin menambahkan penyerpotan disinfektan diutaman di pemukiman padat. Dimana perumahan ini juga berisi 330 rumah. Sehingga interaksi antar tetangga juga sangat diperhatika dan dilkukan penyemprotan guna mencegah penyebaran virus ini.

Selain itu, Benyamin memastikan bahwa saat ini pemerintah membagi perhatian penyebaran virus Covid-19 dengan DBD. Menurutnya, untuk pasien DBD, Pemkot menyediakan rumah sakit dan perawatan khusus.

”Itu memang jadi perhatian kita, rumah sakit kita siapkan, jumantik juga berjalan terus. Kemudian gerakan-gerakan masyarakat yang memang bergerak untuk pengentasan penyakit ini,” ujar Benyamin.

Selain itu pemkot juga melakukan koordinasi dengan PMI guna memastikan stok darah yang ada di bank darah. Penyiapan terus dilakukan, agar tidak ada pasien yang tidak tertangani. ”Pokoknya kami terus melakukan persiapan. Stok darah, kamar rawat sampai dengan tim kesehatan.”katanya. (*rils hms)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel