Hadi Wibowo Kini Kepala BPKAD Tangsel. Ingin Manfaatkan Aset Jadi PAD

Saat pelantikan Kepala OPD tadi siang
Cipasera - Hadi Wibowo mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) dan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan (Tangsel) dilantik sebagai Kepala BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ) Tangsel, di Puspemkot Tangsel, Jumat 17/4/2026.
Hadi Wibowo dilantik Walikota Tangsel Benyamin Davnie bersama empat kepala OPD lainnya, yakni Mukroni sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Dahlan sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Mochamad Hardi sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Cahyadi sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Pelantikan Hadi Wibowo sebagai orang nomor satu di BPKAD setelah dirinya bersama sejumlah pejabat lain mengikuti open bindding dan meraih nilai tertinggi 80, 47
Wali Kota Tangerang Selatan dalam pelantikan tersebut meminta agar para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan bekerja nyata dengan tugas pokok dan fungsi yang baru juga terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme.
Tidak hanya itu, Walkot dua periode ini juga meminta para pejabat untuk menghadirkan inovasi dalam pola kerja, serta menjalankan tugas dengan disiplin tinggi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Mantan Wakil Walikota Tangsel ini dengan tegas pula mengatakan, perangkat daerah untuk menjaga ketaatan terhadap aturan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Jangan langgar aturan, jangan tabrak aturan. Karena kalau aturan yang ditabrak, maka kita yang akan ditabrak oleh aturan itu sendiri,” tegasnya.
Sementara usai pelantikan Hadi Wibowo mengatakan kepada wartawan, ia akan menata managemen aset dan memetakan masalah yang sering menjadi isu-isu krusial. Sesudah itu ia akan mengambil langkah untuk perbaikan.
Hadi Widodo menilai, persoalan aset di Tangerang Selatan merupakan hal yang strategis dan memerlukan penanganan sistematis sekaligus terukur.
Selain itu, ia ingin mengoptimalkan aset Pemkot yang selama ini "tidur" menjadi sumber pendapatan baru dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pemanfatan aset, saya pikir itu perlu untuk dimanfaatkan. Perlu program untuk yang bisa mendongkrak PAD, " kata Hadi. (Red/an)