Deklarasi Seniman Banten Menuntut Gedung Pertunjukan dan Perda

0
Drs Ujang Rafiudin, kesenian maju (foto:Tw)

Cipasera.com - Jambore Seniman Banten(Jaseba)  dibuka malam ini,  Sabtu (5/8) di Pantai Kelapa Gading, Cinangka, Kab Serang Banten.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten yang diwakili Ujang Fafiudin, MSi dari Dindikbud Prov Banten mengatakan, pertumbuhan kesenian dan kebudayaan di Banten berkembang dengan baik. Ini bila dibanding semasa masih masuk dalam wilayah Jawa Barat.

"Sekarang pun Gubernur bertekad ingin menghidupkan dan mengembangkan budaya dengan membangun Banten Lama, " kata Ujang. Intinya, pemerintah provinsi sangat memperhatikan kesenian.

Selain itu, lanjut Ujang, Banten juga mendapat apresiasi dari Kemendikbud ditunjuk melaksanakan GSMS (gerakan seniman masuk sekolah) di 90 sekolah di seluruh Banten. Untuk itu perlu disediakan seniman yang punya kompetensi.

Sementara Ketua Dewan Kesenian Banten, Chavcay Saefullah sangat berharap, Gubernur dapat memenuhi permintaan seniman Banten yang tertuang dalam "Deklarasi Seniman Banten 2017", diantaranya menyediakan gedung kesenian untuk pagelaran, pameran dan work shop. Juga membuat Perda pengembangan dan pembinaan kesenian serta didirikannya Akademi Komunitas Seni Banten.

"Tuntutan dan permintaan ini sebenarnya sudah disuarakan 13 tahun lalu. Dan hari ini kita keluarkan lagi. Kita siap turun menuntut," kata Chavchay.

Jambore berlangsung meriah diikuti 85 komunitas seni dan dewan kesenian kab/kota. Dalam panggung yang disediakan berbagai pertunjukan spt tari, baca puisi dan musik tampil menarik. Jaseba yg diikuti sekitar 200 seniman akan berakhir besok sore, Minggu (6/8). (Tw)