Gubernur BI Beri Bantuan Dewan Kesenian Banten

0
Agus menyatakan bantuan kepada DKB (Foto: ist)
Cipasera.com -  Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo menyatakan, keuangan Provinsi Banteng pada triwulan Ke II dalam kondisi baik. Hal itu tercermin dari indikator utama perbankan yaitu aset, dana pihak ketiga dan penyaluran kredit yang tumbuh positif dibanding triwulan ke I tahun ini.
Catatan tersebut diungkap Agus saat Gand Launching Gedung baru, berlokasi di Jalan Raya Serang Pandeglang KM. 7 Serang, Jumat 15 September 2017.
Lebih lanjut Agus menyatakan,  aset perbankan di Provinsi Banten tercatat senilai Rp191,11 triliun, tumbuh 14,46 persen. Jumlah  itu, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang hanya sebesar 12,19 persen.
Dengan nilai positif Ini maka Bank Indonesia hadir di Banten sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas inflasi serta menjaga stabilitas sistem keuangan daerah.
Pernyataan tersebut dikemukakan mantan Dirut Bank Mandiri ini saat Grand Launching gedung baru BI di jln Serang Pandeglang Km 7, Jumat, 15/9/2017.
Sementara itu, menyinggung soal gedung BI Agus mengatakan, gedung baru yang telah dilengkapi sarana dan prasarana ini, diharapkan dapat melaksanakan fungsinya secara penuh dan memberikan pelayanan kepada stakeholder maupun masyarakat di Banten.
Wakil Bupati Lebak  Ade Sumardi yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut baik kehadiran BI di Provinsi Banten. Menurut Ade dengan dibukanya Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten Diharapkan keberdaan BI membawa angin segar bagi pengembangan pelaku usaha mikro, kecil dan Mengenah (UMKM), dan diharapkan dapat berkontibusi bagi pembangunan ekonomi dan keungan daerah khususnya di Kabupaten Lebak.
Dalam acara tersebut, Agus Marto Wardoyo juga memberikan bantuan CSR kepada sejumlah komunitas dan UKM. Salah satu penerimanya Dewan Kesenian Banten.
"Alhamdulillah DKB diberi amanah. Semoga bermanfaat dan menambah semangat menggelar kegiatan," kata Chavchay Syaefullah, Ketum DKB. Tapi Chavchay belum menyebut jumlah nominal bantuan tersebut.(Red/ts)