Taryono : 12 Ribu Siswa Tangsel Diprediksi Akan Ikut PPDB SMP

0


Drs Taryono MPd : Meminimalisir error. (Foto: Ist)
Cipasera – Untuk mengukur tingkat kesiapan dan kemampuan operator dalam melakukan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB )  tingat SMP secara online 2 Juli nanti, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan melakukan uji coba. Dan uji coba tersebut dilakukan juga untuk  meminimalisasi jumlah permasalahan yang  akan timbul. Sebab  pada tahun ini diperkirakan calon siswa cukup besar jumlahnya. 

Dari data Dindikbud Tangsel, ada 21.400 siswa lulus Sekolah Dasar (SD). Diperkirakan  50% mendaftar  ke sekolah-sekolah SMP swasta. Sementara sisanya ke sekolah negeri melalui system PPDB online. Jadi sekira  12.000  anak termasuk dari Madrasah Ibtidaiyah (MI)  yang akan mengikuti PPDB. Sebuah jumlah yang cukup besar.

Hal itu dikatakan Kepala Dindikbud Kota Tangsel, Drs Taryono MPd saat membuka uji coba PPD online didepan puluhan kepala sekolah dan operator online PPDB SMP Tangsel di SMP II, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (29/6/2018). 

 "Teknis pendaftaran, sistemnya masih seperti tahun lalu. Siswa diminta memilih tiga sekolah. Sehingga jika tidak diterima di pilihan pertama, bisa bersaing di pilihan kedua. Jika tidak lolos juga bisa diseleksi di pilihan ketiga. Jika tidak lolos juga baru dinyatakan tidak lolos PPDB online," tambah mantan Sekdis Dishub ini.

Dijelaskan pula oleh pria asal Slawi, Jawa Tengah ini  PPDB online ini digelar  demi menghindari adanya permainan oknum yang dikhawatirkan dapat mengganggu proses penerimaan peserta didik. 

"Bila menemukan  kecurangan, jangan segan segan  laporkan kepada Dindikbud Tangsel. Kami akan segera menindaklanjuti. Saya tegaskan disini,  tidak ada  titip titipan siswa," katanya. (Red/ts)