Dibawain Kandang Kawat Oleh Wartawan, Ketua DPRD Tangsel Akhirnya Minta Maaf

0

Wartawan bawa kandang ( foto : Ist)
Cipasera - Ketegangan antara Ketua DPRD dan sejumlah wartawan yang biasa meliput di Tangsel, berakhir manis, Kamis 14/2/2019, dengan diadakannya jumpa pers di Gedung DPRD Tangsel, Setu, Tangsel yang diprakarsai Sekretariat DPRD.

Saat berlangsung jumpa pers yang dihadiri sekira 30 wartawan, Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Moh. Ramlie dengan nada datar  meminta maaf kepada wartawan karena pernyataan dan perkataannya yang sudah mencederai dan  kurang sopan kepada  para pewarta.

Perkataannya tersebut karena akibat pemberitaan media massa terkait kinerja lembaga  yang dipimpinnya  tidak maksimal.

“Tentunya yang pertama, saya mohon maaf atas kekhilafan yang mungkin dalam perkataan saya. Ini merupakan suatu kekhilafan buat saya selaku pimpinan DPRD, mungkin itu saja yang saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf," kata Ramlie yang juga politisi Golkar, Kamis (14/2/2019).

Lantas setelah dilakukan pemaparan soal kinerja dewan dalam membuat Perda ( Peraturan Daerah), jumpa pers ditutup dengan acara makan - makan.

Diberitakan sebelumnya, ketegangan sejumlah wartawan dengan Ketua DPRD Tangsel ini, saat wartawan mengkritisi kinerja DPRD Tangsel yang dinilai banyak kalangan tak produktif.

Tak terima diberitakan "payah", Ketua DPRD yang akrab disapa Abi itu, menelepon seorang wartawan media cetak dengan marah-marah dan menghina pewarta

"Ini siapa yang bikin berita, makanya jadi dewan dulu biar tahu aturan. Geblek banget wartawan main tulis-tulis aja. Makanya jadi dewan dulu biar tahu," ujar Ramlie dalam percakapan itu, Selasa siang (12/02/2019).

"Emang gua takut ama wartawan, main tulis main tulis, besok (Rabu,13/2) kita ada konferensi pers datang semua tuh wartawan, ajak sekandang-kandangnya, main tulis main tulis sembarang tulis aja pengen jatuhin pimpinan lu, lawan gua juga belom pada bisa, bego lu pada," tambahnya.

Lantaran merasa dihina profesinya,  mengikuti tantangannya Ramlie, sejumlah awak media mendatangi Gedung DPRD Tangsel, guna menghadiri undangan konferensi pers yang dimintanya, sembari membawa kandang sesuai permintaannya sekaligus sebagai protes terhadapnya, Rabu (13/02/2019).

Namun, jumpa pers ditunda. Tapi kandang yang terbuat dari kawat berukuran 60 x 40 cm sempat dibawa masuk dan ditaruh di ruangan rapat dewan. Cukup lama disitu dan akhirnya kandang dibawa pulang kembali. Dan Abi juga belum sempat melihatnya.

Esoknya (Kamis ) baru jumpa pers terlaksa. Ya itu tadi, Abi minta maaf. Ending yang happy (red/ts/*)