Diprediksi Libur Lebaran Terjadi "Ledakan" Sampah Di Tangsel




Petugas kebesihan Tangsel. (Foto: Ist)
Kepala Bidang Kebersihan DKPP (Dinas Kebersihan Petamanan dan Pemakaman) Kota Tangsel Yepi Suherman memastikan 500 pegawai kebersihan pada hari libur lebaran  tahun ini tetap bekerja untuk membersihkan sampah. Nantinya, 250 tenaga tukang sapu dan  250 sopir berikut kernet, bakal beraksi di  jalan-jalan protokol untuk membersihkan dan mengangkut sampah.

“Mereka hanya libur pada saat lebaran hari pertama sebab  mereka ikut juga  melakukan Salat Idul Fitri,” kata Yepi kepada wartawan. Namun  hari kedua,  mereka  harus sudah masuk kembali. Selama menjalankan aktifitasnya di hai libur para petugas kebersihan akan mendapat uang lembur sebesar Rp 50 ribu per hari. Uang tersebut diluar dari gaji harian yang mereka terima. Lembur kerja yang dilakukan petugas kebersihan  untuk menjaga  kebersihan Kota Tangsel pada saat berlangsungnya lebaran.

Dari catatan cipasera.com,  biasanya pada saat malam takbiran serta pasca lebaran jumlah sampah di Kota Tangsel meningkat tajam, bisa mencapai 30%. Ini karena belanja masyaakat untuk lebaran juga meningkat. Titik rawan menggunungnya sampah ada di pasar seluruh Tangsel. Tapi paling rawan di Pasar  Ciputat dan Jombang. Pada hari biasa jumlah sampah di Tangsel pe hari 200 ton.  Jadi dipekirakan pada lebaran sampah akan meningkat jadi 250 ton (minimalnya)  

Lebaran tahun lalu sampah menggunung terjadi di Ciputat. Hingga beberapa hari sehingga busuk dan menimbulkan bau tak sedap. (TS)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel