24 Kecamatam Terkena Banjir, Bupati Tangerang Akan Bangun Pintu Air

 
    Akibat luapan sungai Cidurian 

Cipasera - Pembangunan pintu air di aliran Sungai Cidurian, Pemkab Tangerang, Banten dinilai urgent, untuk mengatasi masalah banjir di kawasan Perumahan Taman Cikande, Jayanti.

Namun  demikian, Pemkab Tsngerang untuk merealisasikan itu perlu koordinasi lebih dulu dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).  

Hal itu dikatakan Bupati Tangerang Moch Maesyal Rashid. Sesuai hasil kajian dan pemantauan yang telah dilakukan, bencana banjir langganan di sekitar Desa Cikande terjadi karena luapan air dari Sungai Cidurian.

"Untuk solusi utama, ya  harus  melakukan pembangunan pintu air di sekitar sungai tersebut," kata Maesyal, Jumat 17/1/25. 

"Jadi permohonan ini akan segera kita tindak lanjuti, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ada upaya yang sesuai dengan permohonan warga sempat," tambahnya seperti dikutip Antara. 

Selain itu, direncanakan  akan dilakukan  pembangunan tanggul di bantaran sungai tersebut  untuk memperkuat pencegahan bencana banjir langganan di wilayah itu.

Maesyal juga menyatakan, , untuk pembangunan pintu air sebagai solusi jangka panjang penanganan banjir ini ditargetkan akan mulai pada tahun anggaran 2026.

"Mudah-mudahan ini bisa kita lakukan di tahun 2026, paling lambat 2027 karena anggaran tahun ini kan sudah jalan juga. Tapi nanti akan kita cari solusinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar bisa di tahun 2026," tandasnya. 

Dalam penanganan banjir di Kabupaten Tangerang, kata Maesyal,  tidak bisa dilakukan secara sendiri, namun harus melibatkan lintas sektor, sesuai kewenangan dan ketentuan perundang-undangan.

Oleh karena itu perlu kolaborasi  koordinasi antar instansi sebagai upaya komitmen pemerintah mencarikan solusi dalam penanganan bencana alam banjir tersebut.

"Ya, kita sudah lima hari ini sudah turun langsung ke tempat-tempat yang dilanda banjir untuk cari solusi cepat penanganannya," katanya.

Berdasarkan data yang dilaporkan, untuk kondisi banjir yang melanda di daerahnya kab Tangerang telah mencakup 24 kecamatan dengan 119 desa dan kelurahan, dengan jumlah terdampak sekitar 14 ribu kepala keluarga atau 62 ribu jiwa. (Red/ant)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel