Dalam Seleksi Sekda Keberatan Masyarakat Perlu Diakomodir

0
Firdaus, Kepala BKPP Tangsel.

Masyarakat berharap, Sekda (Sekretaris Daerah) Kota Tangsel yang  nanti terpilih merupakan sosok pejabat yang memiliki intregitas, kompetensi, disiplin, bebas dari Narkoba dan cacat moral. Untuk itu perlu dibentuk  tim seleksi yang memiliki akuntabilitas dan diberikannya peluang publik untuk berperan mengajukan keberatan bila Sekda terpilih tidak sesuai harapan masyarakat.

Pernyataan tersebut mengemuka  dalam diskusi di Bufe, Serpong kemarin, yang dihadiri sejumlah wartawan, aktivis LSM dengan pembicara  M.Firdaus, Kepala BKPP Kota Tangsel dan R. Sakir.
Menurut Firdaus, lembaga yang dipimpinnya siap untuk melaksanakan membentuk tim seleksi sesuai dengan peraturan dan juknis yang ada. Bahkan untuk pembentukan tim dan seleksi pihaknya telah menganggarkan untuk kegiatan tahun 2016 ini.

“Dalam  seleksi, sesuai peraturan,  calon Sekda harus mengikuti sejumlah tahapan, yakni test kesehatan dan psikologi seperti layaknya pencalonan kepala daerah. Sanggahan atau keberatan dari masyarakat diakomodir saat tim seleksi melakukan kajian rekam jejak calon,” kata Firdaus.

Firdaus tak menjawab secara tegas, apakah tim seleksi calon Sekda yang dibentuk setahun lalu masih berlaku hingga sekarang atau tidak setelah Airin Rachmi Dhiany, Walkot Tangsel terpilih kembali. Firdaus hanya menegaskan, jika harus dibentuk kembali pihaknya siap menjalankan dengan pihak lain.

Sekadar mengingatkan, Tim Seleksi Calon Sekda dibentuk  untuk mencari pengganti  Dudung E.Direja  yang memasuki masa pensiun setahun lalu. Namun dalam perjalanannya Tim Seleksi  berhenti bekerja karena salah satu anggotanya mengundurkan diri dan Tangsel menyelenggarakan Pilkada.

Airin  Rachmi Dhiany secara terpisah mengatakan kepada pers,  pihaknya bisa saja membentuk kembali tim seleksi  Sekda. Dan dirinya akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait. (SA)