Cerita Petenis Nasional Kena Gas Air Mata Demo LBH

0

Irawati M. Hanya tersenyum(foto: ist)

Cipasera.com - Tak disangka tak diduga, saat aksi pengepungan kantor LBH di jln Diponegoro, Senin (18/9/2017) dinihari, ternyata tak hanya diikuti oleh anak muda dan masyarakat berjenis kelamin pria. Sekelompok ibu-ibu juga tampak terlihat. Tapi para emak  tersebut tidak ikut merangsek ingin masuk ke gedung LBH (lembaga bantuan hukum) Jakarta. Mereka cuma nonton. Mereka cuma ingin jadi saksi mata peristiwa.

Yang istimewa, dari kelompok emak -emak ini terlihat mantan petenis nasional Irawati Moerid. Irawati yang dulu sering berpasangan dengan Yayuk Basuki itu terlihat antusias menyaksikan kejengkelan massa yang mendemo aktivitas yang dituduh berbau komunis itu.

Alhasil, saat polisi membubarkan para pendemo dengan gas air mata, pendemo pun banyak yang lari menghindar. Rupanya, Irawati tak sempat menghindar ketika gas air mata di semprotkan berkali -kali ke arah pendemo. Dan irawati pun terkena semprotan gas air mata di matanya.

"Alhamdulillah merasakan juga gas air mata. Perih," kata irawati. Tapi untungnya juara Indonesia Open ini tak begitu parah. Meski demikian, Irawati sempat ditolong oleh seorang TNI.

Irawati yang kini sudah menggantungkan raket tennisnya, memang dikenal sebagai "emak -emak pembela kebenaran". Saat dulu ada demo 212, dia juga banyak kepergok penggemar ikut aksi. Bahkan berani bawa bendera "Tauhid".

Irawati Moerid setelah terkena gas air mata,  ditanya apakah kapok menyaksikan aksi? Petenis yang juga juara Asean Games 1997 ini hanya menjawab dengan tersenyum. (Red/pi)