Komisi II DPR RI Temukan Keanehan. Ada 850 Ribu KTP Cacat

0
Seorang Anggota Komisi II di Gudang KTP Kemendagri

Cipasera -Komisi II DPR melakukan inspeksi mendadak ke gudang aset Kementerian Dalam Negeri di Bogor. Dan dalam inpeksi tersebut menemukan keanehan. 

Menurut Ketua Komisi II Nihayayul Mafiroh, dari keterangan pihak Kemendagri, ada 805 ribu keping e-KTP yang rusak. Namun belum dapat dipastikan, apakah ratusan ribu keping e-KTP yang rusak itu sudah berada di gudang aset Kemendagri di Bogor atau masih di Jakarta.

"Menurut staf Dukcapil, seluruh KTP yang bermasalah di daerah itu dibawa ke Jakarta. Mereka membikin laporan, ada berapa yang salah fisik dan salah data. Saya belum tahu apakah yang 805 ribu KTP yang katanya invalid itu ada di gudang ini atau masih di Kemendagri di Jakarta," kata pimpinan Komisi II Nihayatul Wafiroh seusai sidak di lokasi, Senin (28/5/2018).

Mafiroh menambahkan, "Dari sini kita semakin tahu, ada sesuatu yang perlu kita lakukan pengawasan lebih dalam lagi. Dari keterangan staf, selama ini ternyata barang-barang (KTP-KTP rusak) itu (hanya) dikumpulkan. Baru sekarang setelah ramai ini baru mau dipotong," kata Mafiroh

Saat sidak, rombongan Komisi II saat tiba di lokasi langsung masuk ke gudang, yang berada di bagian belakang kompleks.

Rombongan Komisi II, yang menggunakan bus bertulisan DPR RI, memasuki area kompleks Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri, Jalan Raya Kemang, Kemang, Bogor, sekitar pukul 15.15 WIB. Proses sidak di dalam gudang dilakukan secara tertutup.

Pihak Kemendagri tidak memperbolehkan awak media ikut masuk ke gudang dan mengambil gambar. Namun, dari pantauan, ratusan e-KTP tampak tercecer di lantai pada pintu masuk gudang aset Kemendagri.
Komisi II terlihat sempat terlibat diskusi dengan petugas gudang aset Kemendagri terkait e-KTP yang rusak.

Heboh KTP "Palsu" ramai di masyarakat setelah ribuan KTP jatuh tercecer di jalan di daerah Kemang, Bogor. Kemudian menjadi viral di medsos. Masyarakat curiga, KTP tersebut mau dipergunakan untuk pilkada. Maklum sebentar lagi Pilgub Jabar akan dilaksanakan. (Red/ts/ dtk)