Sempat Lari Keluar Hotel, Dikejar Empat Petugas Romahurmuzij pun Tertangkap

0
Pintu keluar hotel. ((Foto: ist)

Cipasera - Ketua PPP Romahurmuzij alias Romi  hingga pukul 23.30 masih diperiksa di gedung KPK Kuningan, Jakarta. Febri diansyah, Jubir KPK  yang dihubungi wartawan menyatakan, Romi yang juga dewan pakar TKN ( Tim Kemenangan Nasional) Jokowi - Maaruf ini belum ditetapkan sebagai tersangka. "Masih diperiksa. Secara hukum pemeriksaan 24 jam untuk menetapkan status hukum," kata Febri, Jumat, 15/3/2019.

Romi ditangkap KPK di halaman pintu keluar Hotel Bumi Surabaya, pukul 08.00 wib. Lalu sorenya diterbangkan ke Jakarta bersama empat orang lainnya yang diamankan KPK.

Yang menarik,  penangkapan Romi seperti drama film. Main kejar-kejaran.

Waktu itu, petugas KPK memanggil Romi yang hendak keluar hotel. Romi terus saja makin mempercepat langkahnya. Bahkan ia lari yang kemudian dikejar petugas KPK. Setelah tertangkap, empat orang petugas KPK membawanya ke hotel lagi. Dan saat dibawa Romi matanya merah seperti mau nangis.

Seorang saksi mata yang enggan disebut namanya mengatakan, sekitar pukul 08.00 WIB, dirinya  melihat ada seorang pria keluar dari pintu keluar Hotel Bumi Surabaya. Saat keluar, pria tersebut nampak berlari dan diikuti oleh beberapa orang lainnya yang mengejar di belakangnya.

"Jam 8-an lihat orang lari keluar dari situ. Saya posisi di sini (di seberang hotel). Ada yang ngejar, sekitar 5an," kata saksi yang bekerja sebagai Linmas  yang menjaga JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) di seberang Hotel Bumi di Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Jumat (15/3/2019).
Petugas Linmas wanita ini mengaku  mendengar ada keributan di lokasi. Dia juga mendengar ada suara ramai orang-orang yang berteriak hendak menangkap.

"Iya rame gitu, ada teriakan cukup kencang," katanya.

Melihat adegan tersebut, Petugas Linmas itu mendatangi keributan tersebut. Naik lift untuk menyeberangi JPO tapi  saat dia masih berada di JPO, keributan itu telah usai.

Namun, petugas tersebut  dengan jelas melihat  ada beberapa orang yang melakukan penangkapan sambil  membawa selembar kertas.

Usai penangkapan, sekitar empat orang yang menangkap masuk hotel lagi. Kemudian situasi normal. "Mereka masuk lagi ke hotel, mungkin mobilnya ada di hotel," ujarnya.

Kabarnya, ada saksi yang melihat juga  saat Romi ditangkap di dekat pintu gerbang hotel.

Ketua DPW PPP Jatim Musyafa Noer  mengungkapkan secara kronologi penangkapan Ketum PPP Romahurmuzij oleh KPK.

" Bukan di Sidoarjo, itu salah beritanya, jadi perjalanan konsolidasi Romi ke Jatim itu dua hari mulai hari Rabu dan Kamis. Rabu di Malang raya, Kamis di Blitar dan kabupaten Kediri," ungkap Musyafa saat dihubungi detik.com di Surabaya, Jumat (15/3/2019).

Usai melakukan sejumlah kegiatan di Blitar jelas Musyafa, semalam Rommy menginap di Hotel Bumi Surabaya. Dia juga mengatakan peristiwa penangkapan Rommy sekitar pukul 08.00 WIB

"Kemudian tadi malam, bermalam di Surabaya di Hotel Bumi Surabaya. Peristiwanya (penangkapan KPK) tadi pagi sekitar jam 8," tambah Musyafa.

Dari kabar yang beredar, Romi diketahui ditangkap bersama salah seorang pegawai Kemenang. Namun, Musyafa mengaku belum mengetahuinya. Karena saat penangkapan bosnya, dia tidak sedang berada di hotel.

"Waktu itu saya belum datang. Karena saya tidur di rumah tidak di hotel," imbuhnya.

Sementara hingga kini, Musyafa mengaku belum bisa menghubungi RomI. Dia mengatakan seluruh handphone bos-nya  tidak aktif. (Red/ts/dtk)