Tak Pasti Robohnya, Gedung Panin Bikin Resah Masyarakat


Belum Juga Roboh, Gedung Panin Membahayakan (foto: TW)



Cipasera.com-Gedung Panin di sektor 7 Bintaro Jaya, Tangerang Selatan (Tangsel) hingga hari ke empat sejak  dimulai proses perobohan (15/10),  belum  membuahkan hasil atau  roboh. Padahal  pasir yang ditaruh beratnya sudah mencapai  200 ton. Tapi  seperti tak ada efeknya, gedung Panin miring pun tidak. Alhasil, metode pembebanan mulai dipertanyakan dan bikin resah masyarakat.

Bikin resah? “Ya, tentu saja. Bayangkan, sekarang sudah ditaruh sampai 200 ton pasir belum juga roboh. Lantas kapan robohnya? Mereka tak bisa menjawab. Kalau gedung roboh sewaktu –waktu kan membahayakan masyarakat sekitar,” kata Sutarsa, warga yang tinggal di RT 07 Kelurahan  Sawah Baru,  persis  belakang gedung tersebut. “Terus terang kami resah. Kami terpaksa mau mengungsikan keluarga. Bahaya. Gedung itu sudah jadi terror menakutkan ,” tambah Sutarsa.

Menurut Sutarsa, tak jauh dari rumahnya  juga tinggal seorang Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Tangsel M. Firdaus. Menurut Sutarsa, keluarga pejabat tersebut juga sudah resah. Takut kalau sewaktu –waktu gedung roboh.   

M.Firdaus saat dihubungi Cipasera.com tak ada di rumahnya. Kerabatnya mengatakan, M Firdaus tak pergi. Saat ditanya, apakah kepergiannya dari rumah mengungsi karena takut gedung Panin roboh sewaktu –waktu? Ia hanya tersenyum. “Wah nggak tahu juga ya. Bapak tidak bilang. Tapi kalau saya sih merasa was-was,” katanya.

Bukan hanya bikin  resah warga, perobohan gedung dengan metode pembebanan juga dikritik pejabat Tangsel yang enggan disebut namanya. Katanya, kalau dinamakan metode perobohan dengan pembebanan itu harusnya akurat kesahihanya.Dan  sudah harus bisa memastikan secara perhitungan fisika matematik,  kapan gedung roboh jika diberi  pembebanan berat tertentu.

“Kalau tidak presisi, itu namanya coba-coba. Buktinya, kalau dengan pembebanan 100 ton roboh, nyatanya sudah ditambah 100% pembebenanya tapi tidak roboh juga. Ini bahaya, kalau roboh sewaktu –waktu,” kata pejabat tersebut kepada cipasera.com. (ts)           

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel