Dua Sekolah Di Tangsel Ditengarai Buka "Jalur Belakang" PPDB SMA

    Pj Gubernur Al Muktabar 


Cipasera - Kepala SMA Negeri 1 Kota Serang, Banten,  Mohamad Najih menyampaikan pihaknya akan menindaklanjuti arahan Pj Gubernur untuk melakukan verifikasi faktual ulang kepada sejumlah calon siswa yang diterima pada jalur zonasi, khususnya yang terdekat dengan lingkungan sekolah.

"Insya Allah kita akan lakukan sesuai dengan arahan Pj Gubernur Banten, verifikasi faktual," ujar  Najih usai mengikuti sidak Pj Gubernur Al Muktabar menverifikasi ulang calon siswa,  Selasa 11/7/2023.

Lebih lanjut Najih mengatakan, sebelumnya pada saat arahan Pj Gubernur Banten pada jalur afirmasi pihaknya juga langsung lakukan verifikasi faktual. 

Disebutkan,  pada PPDB tahun 2023 ini, untuk SMA Negeri 1 Kota Serang terdapat 1.093 siswa yang telah mendaftar dengan kouta keseluruhan 432.

Seperti tahun sebelumnya, sistem PPDB online di Prov Banten masih ditemukan  banyak kekurangan. Di Tangerang Selatan misalnya, ditengarai masih ada percaloan untuk bisa masuk sekolah tertentu.

"Disini istilahnya jalur belakang. Banyak oknum tertentu yang bermain. Kami sedang mengumpulkan bahan untuk kami laporkan ke ombudsman dan Dinas Pendidikan," kata Widya, seorang pemerhati pendidikan yang tinggal di Pamulang. 

Disebutkan Widya, sekolah yang ditengarai  bermain adalah sekolah yang berlokasi di komplek perumahan Pamulang. Oknum gurunya berinisial Nd. Sementara di sekolah di daerah Sarua yang tak jauh dari komplek perumahan juga demikian. (Red/t/*)



 (Red/t/*)




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel