Benyamin - Pilar Mantab Ikut Penjaringan PDIP. Begini Respon Kader PDIP

      Ben - Pilar

Cipasera - Agaknya penjaringan calon kontestan  akan  ramai di internal  PDIP. Pasalnya, sejumlah kader banteng Moncong Putih diprediksi akan maju kontestasi. Sementara Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan  tampak serius mengembalikan formulir penjaringan Bakal Calon (Balon) ke PDIP, Selasa 30/4/2024. 

Kedatangan Ben - Pilar ke kantor PDIP dalam pengembalian formulir diantar  rombongan fraksi Partai Golkar Tangsel, mengesankan Golkar solid dalam mendukung pasangan ini untuk koalisi dengan PDIP.

"Dengan tandem saya Pilar Saga Ichsan, sore ini saya  mengembalikan formulir penjaringan pencalonan kepala daerah tangsel di DPC PDIP Kota Tangsel, di antar oleh fraksi atau DPD partai Golkar," kata Benyamin, Selasa 30 April 2024.

Rombongan Ben - Pilar mengenakan baju batik dengan dominasi warna merah. Merah merupakan warna yang indentik dengan PDIP. Sebaliknya,  pengurus partai Moncong Putih tetap berbaju merah seragam. 

Saat ditanyakan kepada Benyamin soal makna warna merah batiknya, ia menjawab, itu hal yang disengaja. " Menandakan keseriusan kami untuk di usung juga oleh PDIP Kota Tangsel," kata Ben.

Internal PDI.

Merespon langkah Benyamin - Pilar Ketua DPC PDIP Kota Tangsel Wanto Sugito mengatakan,  penjaringan Balon kontestan Pilkada Tangsel pada 22 - 30 April 2024, hanya pasangan Benyamin-Pilar yang telah mengembalikan formulir pendaftaran. 

Nantinya, berkas formulir tersebut akan diteruskan ke pengurus partai tingkat Provinsi dan Pusat.    

"Hari ini hari terakhir.  Besok pagi kami akan melaporkan ke DPD dan DPP.  Sampai hari ini hanys Pak Ben dan Pilar yang mengembalikan formulir," ujarnya.

 Sementara beberapa kader PDIP yang diminta komentar oleh cipasera.com soal penjaringan Ben - Pilar enggan bicara. Alasannya, itu urusan DPC Tangsel. "No coment, itu urusan DPC dan keputusanya ada di Pusat. Kita mau ngomong apa kalau pusat menggeleng, semua kandas. Lha Ibu kan lagi urusan Pilpres. Dan belum beres," kata kader PDIP yang enggan disebut namanya. "Sebetulnya kader kami banyak. Tapi situasinya lagi ga baik untuk muncul."(Red/tw

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel