Hanya Bisa Berdoa, Pelaku Begal Warga Badui Belum Tertangkap.

Rombongan badui suka dagang madu.
Cipasera - Sudah hampir dua pekan pelaku begal terhadap Warga Badui bernama Repan belum tertangkap. Padahal warga Badui maupun Gubernur Banten ingin sekali pelakunya diusut tuntas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sekretaris Desa Kanekes, Badui Banten Medi mengatakan, warga memang berharap persoalan ini segera beres dan tuntas serta pelakunya bisa tertangkap. Dia percaya polisi akan bekerja dengsn baik.
"Kami mempercayakan sepenuhnya kepada Polsek Cempaka Putih untuk menangkap pelaku begal itu," ujar Medi seperti dikutip Antara, Minggu 9/10/2025.
Medi sebagai perwakilan Warga Badui meyakini pelaku begal terhadap warganya bernama Repan (17) diduga empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor bisa tertangkap.
Akibat kejahatan begal itu, korban terluka tangan bagian kiri dan merampas uang Rp3 juta, satu unit handphone dan 10 botol madu.
Peristiwa ini dialami Repan saat sedang berjualan madu khas adat Badui di kawasan Rawasari, Cempaka Putih Jakarta Pusat, Minggu (26/10).
Berdasarkan pemberitaan, pihak kepolisian khususnya Polsek Cempaka Putih telah melakukan investigasi untuk mengungkap kasus kejahatan begal tersebut.
Santa (55), seorang warga Badui mengatakan dirinya mendoakan agar pelakunya tertangkap dan tidak terjadi lagi kasus kejahatan begal menimpa warga Badui yang berjualan madu.
"Kami setiap bulan juga berdagang madu keliling di wilayah Jakarta, tentu jangan sampai menjadi korban kejahatan," katanya. (Red/ant)