Andra Soni Kunjungi Rumah Sakit di Tangerang Raya. Walikota Tangsel, Bentuk Evaluasi Layanan.
Cipasera – Gubernur Banten Andra Soni mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah, meninjau okupasi dan pelayanan rumah sakit Tangsel, Kota Tangerang dan Kab Tangerang, Kamis 19/3/2026.
“Kami ingin memastikan pada masa Lebaran, masyarakat tetap terlayani dengan baik. Alhamdulillah, RSUD tidak pernah menolak pasien selama fasilitas tersedia. Jika ruangan penuh, pasien akan ditangani di IGD sambil mencari alternatif tanpa membiarkan pasien mencari rumah sakit sendiri,” kata Andra di RSUD Kota Tangerang.
Dalam kunjungannya, Andra menyempatkan diri menyapa para pasien dan tenaga kesehatan yang bertugas.
Ia mengapresiasi dedikasi tenaga medis yang tetap melayani masyarakat meski menjelang hari raya Idul fitri.
Gubernur juga menginstruksikan seluruh kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN) di Banten untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Pada peninjauan pertama di RSUD Kota Tangerang Selatan, Andra yang didampingi Wali Kota Benyamin Davnie berdialog dengan pasien di ruang hemodialisis (cuci darah).
Walikota Tangsel Benyamin Davnie menyambut kunjungan gubernur menjadi momentum penting untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Tangsel.
“Kami menyambut baik peninjauan ini sebagai bentuk evaluasi bersama terhadap pelayanan kesehatan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan di rumah sakit, baik dari sisi fasilitas, tenaga medis, maupun sistem pelayanan,” ujar Benyamin.
Ia menambahkan, peningkatan pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama Pemkot Tangsel, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan layanan medis yang semakin tinggi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menambahkan, pihaknya telah menyiagakan Posko Kendali Utama Kesehatan di tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota.
“Ada 94 posko lapangan di delapan Kabupaten/Kota. Kami juga mengaktifkan layanan 24 jam untuk seluruh Puskesmas di wilayah Provinsi Banten,” ujarnya. (red/ tw)
