13 Titik Di Tangsel Digenangi Banjir. 500 Lebih Warga Terdampak .

 
     Banjir mengganggu aktivitas warga 

Cipasera - Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai sejak pukul 15.36  hingga 18.40 WIB mengakibatkan banjir menggenangi 13 titik dengan ketinggian antara 30 cm - 1 M  di Tangerang Selatan (tangsel),  Senin (4/5/2026).

BPBD Kota Tangsel  mencatat ratusan warga terdampak. Untuk itu aparat BPBD  diterjunkan untuk mengevakuasi, antara lain di Perumahan Pondok Safari Indah, Kelurahan Jurangmangu Barat. 

Tampak petugas BPBD Tangsel menggunakan pelampung dan helm saat mengevakuasi warga. Petugas mendorong perahu karet yang ditumpangi warga.

"Tim Satgas BPBD Kota Tangsel melakukan evakuasi warga terdampak banjir," tulis akun BPBD Tangsel, dilihat Senin (4/5/2026).

Komandan Regu Satuan Tugas BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan mengatakan titik banjir  di Serpong Utara ada  di Jalan Kayu Gede 1, Kelurahan Paku Jaya. Tinggi banjir  antara 30 -  60, sekitar 60 KK terdampak. 

Banjir juga menggenangi wilayah  Ciputat Timur. Tampak air diketinggian 40 - 100 cm  Di Kampung Tembok Bolong, Rempoa, terdampak sekira 185 KK. Tak jauh beda dengsn kondidi Jalan Flamboyan Adiraga.

Masih di Ciputat Timur, Perumahan Pondok Hijau Kelurahan Pisangan  air di ketinggian 30-80 cm yang berdampak hingga  400 KK, juga  beberapa kawasan permukiman lain dengan ketinggian bervariasi antara 25 hingga 80 cm.

Di wilayah Pondok Aren meski sebagian air hanya sekira 20 cm tapi jumlah yang terdampak  180 KK warga  Perumahan Taman Mangu. Sementara di Jurangmangu Barat juga tak luput dari banjir. Di Jalan Raya Ceger, genangan mencapai 60 cm dan mengganggu akses jalan utama. Di Perumahan Jurangmangu Permai dan Taman Safari, ketinggian air  35 hingga 90 cm dengan total ratusan KK terdampak.

Banjir tidak hsnya  merendam rumah warga. Sejumlah  akses jalan utama tidak dapat dilalui menyebabkan   aktivitas masyarakat terganggu. Hingga berita ini ditayangkan masyarakat belum ada yang mengungsi dan tak memakan warga hingga tewas. 

“Sampai saat ini belum ada masyarakat yang mengungsi, masih bertahan,” kata  Dian. (Red/t)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel