Kafilah MTQ XXXI Banten Diminta Fokus. Bertandingan Berlangsung 10 Hari
Cipasera - Kafilah Provinsi Banten dilepas oleh Sekda (Sekretaris Daerah) Deden Apriadi untuk berlaga di Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Acara pelepasan tersebut sekaligus menandai penutupan kegiatan Pemusatan Latihan (Training Center) kafilah Banten dilangsungkan di Hotel di Kota Serang, Kamis (10/9/2026).
Deden mengatakan, agar para peserta di Semarang untuk senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, dan fokus selama perlombaan. Sebab perlombaan di MTQ ke XXXI ini memakan waktu hingga 10 hari. Untuk itu, kedisiplinan menjadi hal yang krusial, terutama bagi peserta yang masih berusia remaja.
"Kalian nanti di sana akan melaksanakan perlombaan 10 hari dan situasinya pasti berbeda dengan tempat latihan. Pesan saya, jaga kekompakan, keselamatan, dan tentu jaga kesehatan. Jangan tidur larut malam, istirahatlah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," ungkap Deden.
Deden menambahkan, ajang tingkat nasional menuntut keseriusan dan konsentrasi tinggi dari tiap perwakilan daerah.
Meski nanti di MTQ akan menghadapi rival berar, , kafilah Banten yakin dapat membawa pulang hasil yang terbaik, meski hal yang paling utama adalah memberikan penampilan maksimal tanpa merasa terbebani.
"Semua pasti berharap yang terbaik, termasuk kami dari para pengurus dan pembina LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an). Namun, hasilnya nanti sepenuhnya bergantung pada penilaian dewan juri," ujarnya.
Dalam pelepasan tersebut, Deden mengajak seluruh kafilah, pengurus LPTQ Provinsi Banten, serta tamu undangan untuk menundukkan kepala sejenak guna mendoakan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Mari kita bersama-sama mendoakan agar lima orang jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat," pungkas Deden. (Red/t)
