Kebakaran Lahan Kosong Di Ciputat, 12 Orang Sesak Nafas dan Dua Terluka

 
     Asap timbulan sesak nafas

Cipasera -  Sampah di tanah kosong seluas 1 Ha yang terbakar di Jalan Tarumanegara, Ciputat, Tangsel  hingga siang tadi masih aktif mengeluarkan asap cukup banyak dan mengganggu warga sekitar. Akibatnya 12 orang kena asap hingga sakit.  Untuk itu, mobil Dinas Kebakaran masih ada dan  disiagakan, untuk antisipasi,  Jumat 4/8/2026. 

Bukan hanya mobil Damkar,  mobil ambulance juga disiagan di posko kesehatan yang didirikan oleh Puskesmas Ciputat untuk menangani korban. 

Kepala Puskesmas Pisangan dr Husnaini mengatakan, meski tak ada korban meninggal tapi tercatat di posko ada 12 orang yang sesak nafas akibat hirup asap. Juga dua orang luka - luka akibat ikut memadamkan api.  

" Dari laporannya semlam, data korban sesak  ada 12 orang diobservasi di tenda posko," kata dr Husaini, 

Ia mengungkapkan  dari total belasan korban terdampak sesak, terdapat pula petugas Damkar yang terluka akibat api. 

"Petugas damkar dua orang, ada petugas yang luka bakar (9%) ditangani di tenda darurat," imbuhnya.

Pihak tenaga medis memastikan seluruh warga maupun petugas pemadam telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik, sementara armada ambulans tetap disiagakan di posko darurat.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq  mengatakan, dari keterangan saksi,  awal kobaran api dari sampah yang ada. Dan menyala sekira Kamis, pukul 10.00. 

 Keterangan saksi  mengatakan,  saat saksi sedang kerja di Perumahan Grand Puri Laras yang lokasinya tidak jauh dari TKP, tiba-tiba melihat kepulan asap di atas. Karena saksi selaku ketua lingkungan berusaha mencari sumber asap tersebut guna melakukan teguran kepada pelanggar  peraturan perda.

Bambang melanjutkan, saksi langsung memanggil petugas penjinak api setelah melihat kepulan asap di lahan kosong tersebut makin membesar.

"Namun setelah titik asap ditemukan ternyata berada di tanah kosong dan asap mulai membesar, selanjutnya saksi berusaha menghubungi pemadam kebakaran," tambah Bambang.

Aparat kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan guna mencari tahu pemicu  kebakaran di area. (Red/*)


"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel