Akan Dipolisikan Kepala UPT Ciputat dan Penerbit LKS "Ganja"

0



Ilustrasi dan kalimat buku LKS ( foto: Tangerangonline)

Sejumlah orang tua murid di SD Negeri I Sarua Indah, Ciputat, Kota Tangsel  sangat marah dan jengkel kepada sekolah dan penerbit buku LKS (Lembar Kerja Siswa) bidang IPA Bakti Ilmu yang diperuntukan bagi siswa/siswi kelas V. Pasalnya,  pada halaman 29 di buku tersebut terdapat  kalimat tentang pemanfaatan kokain dan ganja sebagai obat-obatan yang tak tepat dibahas bagi siswa kelas lima SD.

“Dengan membahas pemanfaatan kokain dan ganja,  jelas sama dengan memperkenalkan obat terlarang kepada  murid. Itu  menjerumuskan siswa dengan mengenalkan secara halus  ganja dan kokain,” kata Hendra Samad, orang tua murid saat dihubungi Cipasera.com. “Saya minta buku LKS tersebut dimusnahkan. Jika tidak kami akan tuntut secara hukum. Ini pengrusakan  pikiran anak”

Hal senada juga dikatakan Silviana. Dia minta agar buku itu ditarik dan penerbitnya dilaporkan kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini kepolisian. Sebab mereka harus bertanggung jawab secara hokum. “Harus diperiksa apakah itu buku LKS itu legal atau hanya permainan oknum terstentu dengan penerbit. Sehingga hal yang tak mendidik diajarkan kepada siswa,” kata Silviana keras.

“Selain itu, kalau diproses secara hukum  mereka jadi kapok, tak mengulangi perbuatannya,” tambah Silvi.
Tak hanya wali murid. Anggota  komisi II. DPRD Kota Tangsel Eeng Sulaiman juga mengecam hal tersebut. Eeng mengatakan akan segera mememinta laporan dan  kroscek temuan tersebut.  “Saya akan mengkroscek hal ini kepada dinas terkait (pendidikan) dan jika terbukti kita akan tindak. Jangan main –main soal narkoba,” katanya melalui sambungan telepon kepada sebuah media online.

Sementara seorang guru SD Negeri 1 Serua Indah mengatakan, tak mengetahui kalimat kokain dan ganja pada buku LKS  tersebut. “Enggak tau ada buku seperti itu. Saya baru tahu karena sejumlah orang mendatangi sekolah bicara soal itu,” kata seorang  guru kelas ang enggan disebut indentitasnya, Selasa (25/10/2016). (T/TO)