Kuota PPDB Banten untuk SMA/SMKN dan MTs Cuma Sekitar 70 ribu

0
WH
Cipasera - Gubernur Banten Wahidin Halim  di rumah dinas gubernur, Selasa (5/6/2018) mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kendala dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara daring atau PPDB Online di Banten, pihak Pemrov melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayan terus menambah server dan bandwith.
"Insyaallah lancar. Untuk mengatasi kendala sudah bekerjasama dengan Dinas Kominfo. Ditambah  server dan bandwith. Penambahan tersebut supaya tidak ada kendala login," kata WH
Selain itu, Gubernur juga berharap, PPDB tahun 2018 ini dapat berjalan dengan lancar dan transparan. Melalui PPDB online publik akan tahu dan mudah melakukan pemantauan proses PPDB yang akan berlangsung pada setiap sekolah di wilayah Provinsi Banten. 

Terpisah, Kepala Dindikbud Banten, Engkos Kosasih  menyatakan,  jumlah peserta yang akan mendaftar tak jauh beda jumlah lulusan UN SMP. Bila mengacu kepada peserta UN SMPN dan sederajat di Banten tahun ini,terdapat jumlah siswa SMP dan MTs yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)  dan Ujian Nasional Kertas Pensl (UNKP) sebanyak 201.853 siwa.
Sedangkan kuota yang tersedia di SMAN dan SMKN tahun ajaran 2018/2019 hanya sebanyak 70.488 siswa dnegan jumlah rombngan belajar (Robel) untuk SMAN 1.120 dan SMKN 838 Rombel. Masing masing rombel sebanyak 36 siswa.
Sementara ketua pelaksana PPDB SMAN/SMKN Banten 2018,Rukman Tedi mengatakan, untuk memastikan kelancaran PPDB, pihaknya  sudah melakukan langkah persiapan melaksanakan koordinasi internal dengan bidang terkait dan melaksanakan koordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provisni Banten.(red/op)