Duh...Nasib Gadis Cantik Ini, Diperkosa Teman Sendiri.

0
Dua tersangka SW dan S ( Foto: IST)
Cipasera - Sungguh malang nasib gadis cantik lagi belia ini. Alih - alih ingin ngobrol, dua temannya malah memperkosa. Dan ia sedih, bagaiman kalau perkosaan itu menjadikannya dirinya hamil? 

Itulah duka gadis berinisial MHK (17), yang tinggal daerah Sukamaju, Jonggol, Kab Bogor, Jabar. Dia diperkosa  SW dan S temannya bergantian 18 Januari 2019 lalu. 

Kejadian tersebut bermula saat  MHK sedang nongkrong bersama teman - temannya, termasuk SW dan S. Saat di tengah keasyikan ngobrol, SW dan S mengajaknya jalan- jalan mengendarai motor. 

Karena keduanya termasuk orang yang sudah dikenalnya, MHK tak curiga lalu. 
Sesampainya di Desa Medang Lestari, Kecamatan Pagedangan, yang sepi SW dan S tiba - tiba beraksi. S memegangi kedua tangan korban. MHK tentu saja berontak. Tapi tenaganya tak kuat melawan dua pemuda tersebut. 

SW pun menggerayangi tubuh gadis malang itu. Tak cuma itu, keduanya lalu  menyetubuhinya secara bergantian. MHK tak berkutik.

"Dua tersangka ini kemudian menyetubuhi korban secara bergantian," kata AKP Alexander YH,  Kasatreskrim Polres Tangsel seperti dikutip Sindo,  Kamis (7/2/2019).

Puas melampiaskan nafsu bejadnya, SW dan S  mengantar MHK  pulang. Tapi MHK diturunkan tak jauh dari rumahnya,  di sekitar Kelurahan Sukamaju, Jonggol.

Setelah perkosaan MHK dihinggapi rasa bersalah dan ketakutan. Mau lapor takut dan malu. Tapi kalau tak lapor, ia bingung dan sedih. 

Tak tahan menahan derita, MHK  bercerita kepada temannya. Temannya lalu bercerita kepada orang tua MHK. Mendengar itu, ibu korban berinisial EA  lalu melaporkan SW dan S ke Polres Tangsel, dan tercatat  nomor LP/114/K/I/2019/SPKT/Res Tangsel tanggal 25 Januari 2019. 

SW dan S pun segera dikejar satuan Unit PPA ,  dan pelaku berhasil dibekuk. Saat disergap petugas,  SW dan S menyerang polisi yang datang. 

"Tersangka kemudian diberi tindakan tegas terukur,  di bagian kaki dari kedua tersangka," ungkap Alexander. Kini kedua tersangka  ditahan di Mapolres Tangsel. (Red/ts/Sdn)