Mahasiswa Banten Tetap Akan Demo 20 Oktober

0

Mahasiswa Banten saat demo bulan lalu

Cipasera - Ratusan pelajar dan mahasiswa bertekad tetap berangkat ke Jakarta untuk unjuk rasa di Gedung DPR- RI saat pelantikan  Presiden dan Wakil Presiden terpilih, 20 Oktober 2019. Bagi mereka, tak  ada pihak manapun, yang boleh melarang masyarakat untuk menjalankan hak konstitusinya.

Menurut Ketua BEM FKIP Untirta, Ahmad Fauzan mahasiswa Banten  keukeh ke Jakarta dikarenakan pemerintah hingga saat ini belum memenuhi tuntutan mahasiswa yang disuarakan dalam  serangkaian aksi unjuk rasa beberapa waktu yang lalu.

“Mengingat serangkaian aksi yang dilakukan dalam skala nasional pada 24 dan 30 September lalu belum dipenuhi. Maka  kami akan terus menyampaikan kepada masyarakat luas, jika situasi negara saat ini tidak sedang baik-baik saja,” katanya Ahmad Fauzan kepada wartawan, Jumat, 18/10/2019

Fauzan mengetahui,  pihak kepolisian telah melarang masyarakat untuk melakukan aksi unjuk rasa tapi  pihaknya mengabaikan. Katanya,  tidak boleh ada pihak yang melarang masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk melakukan aksi unjuk rasa. Sebab, hal itu merupakan hak warga negara dan dilindungi oleh undang-undang.

“Kami BEM FKIP Untirta dan teman-teman jurusan lain akan terus mendorong untuk turun aksi ke jalan. Meskipun pengamanan diperketat. Hal ini kami sikapi dengan berangkat ke Jakarta,” katanya.

Fauzan menyatakan, sejauh ini yang siap berangkat sudah  sekira 200. Jumlah tersebut dari berbagai jurusan dan mungkin bertambah. Sebab estimasi belum final. Dan mereka akan berangkat perkelompok.

Fauzan pun  mengajak elemen mahasiswa lainnya, agar turut serta dalam agenda aksi yang akan dilakukan oleh pihaknya. Ia pun mengecam mahasiswa yang tidak turun ke jalan, hanya mencari aman.

“Mahasiswa harus memposisikan diri sebagai pendorong perubahan. Mahasiswa tidak boleh mencari aman,” ujarnya (red/Banpos)