Pengemudi Honda "Maut" Pandeglang Jadi Tersangka dan Ditahan

Cipasera- Polres Pandeglang menetapkan MZS (21) pengemudi mobil Honda City sebsgai tersangla. MZS  terlibat kecelakaan maut hingga menewaskan seorang warga di Pandeglang sebagai tersangka, Senin (1/11).

Dirlantas Polda Banten KBP Rudy Purnomo menyampaikan, pasca dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi yang melihat peristiwa kecelakaan tersebut, penyidik lalu  menetapkan pengendara kecelakaan maut tersebut sebagai tersangka.

"Penyidik telah melakukan gelar perkara sejak terjadinya kecelakaan tersebut, melakukan tes urine. Hasil pemeriksaan urine di RS Pandeglang, tidak ditemukan adanya indikasi narkoba. Penyidik juga melakukan penyitaan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan,"Kata Rudy Purnomo.

Selanjutnya Rudy Heriyanto menjelaskan,  dari hasil gelar perkara yang dipimpin Kasatlantas Polres Pandeglang diperoleh fakta-fakta hukum yang jelas untuk meningkatkan status MZS (21) sebagai tersangka, yakni kelalaian.

Atas kelalain MZS mengakibatkan korban meninggal dunia. MZS (21) dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal 310 ayat (4) dan ayat (2) UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

"Terhadap tersangka MZS (21) sudah dilakukan pemeriksaan dan sejak malam ini dilakukan penahanan,"tutup Rudy Purnomo. (Rls)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel