Ditargetkan, Kunjungan Wisata Ke Banten Naik 90 Persen Pada Desember

    wisata ke Anyer (ilustrasi)


Cipasera -  Sosialisasi Anugerah Bangga Berwisata di Indonesia  digelar  oleh Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Acara yang diikuti pejabat Pemprov Banten tersebut  berlangdungdi Hotel Novotel, Kota Tangerang, Banten,  Selasa 5/9/2023.

Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Odo RM Manuhutu mengatakan, diselenggarakannya Anugerah Bangga Berwisata di Indonesia mampu membangun awareness yang lebih kuat terhadap kebijakan BBWI.

"Diharapkan dengan terus mendorong BBWI ini dapat mengenalkan kepada masyarakat terkait potensi pariwisata yang dimiliki di Indonesia," ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Al Hamidi menyampaikan untuk tahun 2023, pihaknya menargetkan setidaknya 70,1 juta wisatawan yang berwisata di Provinsi Banten.

"Berdasarkan data kami, pada saat harvesting gernas BBI dan BBWI Banten 2023 itu telah terdapat 38 juta kunjungan wisatawan ke Provinsi Banten. Kita berharap target tersebut dapat tercapai pada 31 Desember 2023," katanya.

Sedangkan terkait dengan rencana induk pembangunan pariwisata Provinsi Banten, jelas Al Hamidi, Pemprov Banten terus melakukan penataan sejumlah destinasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan.

"Pada tahun 2022 ada 98 tempat objek wisata yang kita tata. Alhamdulillah kunjungan telah meningkat. Pada tahun ini terdapat 58 titik objek wisata," jelasnya

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten serius mengembangkan sektor pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Provinsi Banten memiliki banyak potensi destinasi wisata unggulan.

Dikatakan, dalam sosialisasi tersebut terdapat beberapa arahan dan paparan yang disampaikan, mulai dari penguatan event daerah, strategi penguatan pemasaran wisata daerah, akselerasi pariwisata untuk mendukung perekonomian Indonesia serta quality tourism hingga strategi penyusunan promosi pariwisata daerah.

"Yang menjadi catatan bagi kami bagaimana bahwa kita juga perlu serius untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di antaranya dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata ini," katanya.(hm)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel