Muncul Pergeseran Tanah Tiba- Tiba Di Pondok Betung

 
    Retakan tanah terus melebar.

Cipasera - Hujan terus menerus beberapa hari lalu membuat banjir di sejumlah tempat. Tak hanya itu, hujan yang terus menerus juga melongsorkan tanah yang konturnya miring. 

Di Tangerang Selatan, juga terjadi pergeseran tanah yang cukup menakutkan di area rumah pasutri Alex dan Ita di Jalan Kebon Kopi, Kelurahan Pondok Betung. 

Sore itu asisten rumah tangga Alex berniat merapikan lahan di samping rumahnya. Saat asik mencabuti rumput, tiba - tiba ART kaget lalu berlari. Dia mendengar suara dari tanah seperti pohon tumbang cukup keras. 

Namun, saat diperiksa pemandangan mengejutkan.  Tanah di lahan tersebut mulai bergerak dan retak secara perlahan.

“Awalnya dikira bunyi kelapa jatuh, tapi kok suaranya terus-menerus. Ternyata tanah sudah mulai geser,” kata saksi di lokasi, Minggu (25/1/2026)

Pergeseran  tanah semakin lebar dan parah dan  pada Kamis malam, area tersebut amblas sekitar 12 meter. Khawatir akan dampak yang lebih luas, pemeriksaan dilakukan di sekitar area terdampak.

Beberapa warga pun menelusuri penyebab pergeseran. Menurut Alex,   ada kerusakan di struktur infrastruktur di samping rumahnya.  Turap saluran kali yang berbatasan langsung dengan properti di Jalan Kebon Kopi RT 07 RW 04 No. 52 tersebut ditemukan retak dan berlubang. Celah pada turap ini diduga menjadi pemicu utama erosi tanah di bawah permukaan, sehingga mengakibatkan lahan di atasnya kehilangan tumpuan dan akhirnya amblas.

Saat ini, Minggu 26/1/26, pemilik rumah bersama warga setempat terus memantau kondisi retakan. Mereka khawatir   di tengah curah hujan terjadi longsor. (Sg)

u

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel