Dibayangi Pesimisme, 58 Cabor Porprov Ditetapkan KONI Banten

      latihan bola. Ilustrasi 

Cipasera — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten  menyerahkan Surat Keputusan (SK)  penetapan 58 cabang olahraga (cabor) kepada Ketua PB Porprov Banten 2026 di Kantor Walikota Tangsel, Kamis, 30/4/2026 

Penyerahan SK Cabor  yang bakal  dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026  di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut dibayangi pesimisme, event Porprov bisa  berlangsung lancar dan berkualitas.  Pasalnya, banyak agenda event belum  terkonfirmasi secara fixed.

"Ya pesimislah. Ini sudah akhir April, belum juga ada penetapan tanggal dimulainya porprov. Ini menunjukan kesiapan belum fixed," kata Pelatih Olga  (Olah Raga)  yang enggan dikutip namanya, Kamis 30/4/2026. "Penetapan tanggal ini penting untuk rujukan banyak pihak, diantaranya   calon peserta, official, atlet,"

"Bulan november 2026 itu waktu dimulainya event,  ibaratnya tinggal menghitung bulan. Tapi breakdown persiapan masih mengawang. Padahal lagi, bulan november itu Tangsel juga menghadapi HUT 26 Nov. Kosentrasi  bisa terpecah."

Pelatih Olga ini juga menyorot soal persiapan infrastruktur, tempat untuk pertandingan. Info yang ia terima belum ada tim yang mengevaluasi standar kualitas venu.  "Contoh, arena sepak bola. Di Tangsel memang ada beberapa lapangan bagus. Tapi yang bagus kan belum tentu berstandar," ungkap pelatih ini lagi. "Belum lagi persiapan teknis lainnya."

Intinya, kata Warga Tangsel ini, jika persiapan Porprov  kurang fixed  dalam banyak hal dikhawatirkan Porprov  berjalan tapi tak maksimal. "Itu akan berdampak kekecewaan. Sementara anggaran yang disiapkan event porprov  cukup besar, Rp 50 M. Apalagi  harapan KONI Banten Porprov bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi  momentum untuk mengukur hasil pembinaan atlet dan  prestasi olahraga di Banten.

Seperti diketahui, saat menyerahkan SK penetapan 58  Cabor Porprov  2026, Ketua KONI Banten mengatakan sangat berharap  seluruh cabang olahraga bisa menjadi ukuran suksesnya  hasil pembinaan dengan prestasi atlet daerah. 

Adapun 58 Cabor yang ditetapkan meliputi cricket, angkat besi, panahan, bridge, woodball, bulu tangkis, e-Sport, menembak, squash, bola basket, tarung derajat, taekwondo, dayung, petanque, gateball, senam, renang, atletik, panjat tebing, catur, biliar, drumband, IMI atau olahraga bermotor, arung jeram, muaythai, tinju, sepatu roda, softball, karate, pencak silat, bola voli, tenis meja, hockey, gulat, sepak bola, judo, golf, IODI, IPF (pickleball), MPI (pentathlon), PSOI, rugby, barongsai, selam, bowling, floor ball, futsal, jujitsu, anggar, binaraga, sambo, sepak takraw, IBCA-MMA, kurash, sepeda, angkat berat, bola tangan, dan wushu. (Red/tw)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel